Tingkatkan Kapasitas Kereta Api, INKA Usulkan Penambahan PMN Rp965 Miliar
Selasa, 02 Jul 2024, 08:26 WIBJAKARTA - PT Industri Kereta Api (INKA) mengusulkan penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp965 miliar untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kapabilitas produksi kereta api.
"Kebutuhan kereta api secara nasional di dalam negeri ini terus meningkat, baik itu replacement maupun yang baru, ini INKA perlu mempersiapkan semuanya untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan kondisi keterbatasan INKA saat ini terkait dengan kapasitas dan kapabilitas. Kami berharap ini bisa kita siapkan dari awal, sehingga nanti bisa memenuhi timeline-nya sesuai kebutuhan yang ada di operasional," kata Direktur PT INKA Eko Purwanto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI yang dipantau secara virtual, Jakarta, Senin (2/7).
Untuk kapasitas INKA, saat ini yang beroperasi baru satu pabrik yang ada di Madiun, Jawa Timur. Mulai dari gerbong barang ada 800 unit per tahun, kereta penumpang 225 unit per tahun, lokomotif 15 unit per tahun, kelengkapanbogle300carsetper tahun, KA penggerak 40 unit per tahun
Mengingat seluruh pesanan dikerjakan di Madiun hingga overload, perlu untuk mengoperasikan pabrik INKA di Banyuwangi sehingga bisa memenuhi pesanan yang diterima.
"Nanti rencana untuk PMN yang 2024 sebesar Rp965 miliar akan kami pergunakan untuk persiapan pemenuhan fasilitas produksi yang ada di Banyuwangi, sehingga nanti Banyuwangi mampu untuk menyelesaikan 250 unit kereta per tahun," ucapnya.
Penggunaan dana tambahan PMN tersebut dipakai untuk memenuhi alat-alat produksi seperti mesin untuk carbody hingga peningkatan kapasitas line produksi stainless steel.
Selain itu juga digunakan untuk pemenuhan alat-alat pengujian guna meningkatkan kualitas produk INKA, antara lain pembuata n tes track saat uji dinamis sepanjang 3 kilometer.
Terakhir, dana Rp965 miliar bakal dimanfaatkan untuk pemenuhan dari fungsi pabrik, seperti jalan akses guna mobilisasi dari produk-produk yang ada di dalam pabrik.
"Untuk PMN 2024 Rp965 miliar sudah kami rencanakan, kami mohon dukungannya sehingga pabrik Banyuwangi nanti untuk memenuhi pemesanan, untuk menyelesaikan yang di PT INKA itu bisa beroperasi di tahun 2025 semester II," ungkap dia.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Burnham Tantang Starmer Perebutkan Kursi PM
-
KAI: Jumlah Penumpang Kereta di Stasiun Bekasi hingga Cikampek Semester I 2026 Naik 10,8 Persen
-
Mulai Juli, KAI Tanjungkarang Operasikan KA Rajabasa Ekonomi Premium
-
Sungai Loa Lai Akan Ditata, Pemkot Samarinda Siapkan Langkah Antisipasi Banjir.
-
KAI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026
-
PT KAI: Pelanggan Suite Class Compartment Naik 64,76 Persen
-
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.