Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Sebagian wilayah Sumut berpotensi diguyur hujan lebat

📅 Selasa, 02 Jul 2024, 16:30 WIB | Oleh:
BMKG: Sebagian wilayah Sumut berpotensi diguyur hujan lebat Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi hujan lebat.

Medan - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sebagian wilayah Sumatera Utara pada Rabu (3/7) masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.

"Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah pegunungan, lereng timur, dan pantai timur Sumatera Utara yang dapat dapat berpotensi terjadinya banjir, longsor serta bencana hidrometeorologilainnya," kata Prakirawan Cuaca Balai Besar MKG wilayah I Medan Nensy Nindy Tambunan, Selasa.

Secara umum cuaca di Sumatera Utara pada Rabu pagi berawan dan berpotensi hujan ringan di Samosir dan pada siang dan sore hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Sumatera Utara.

Hujan dengan intensitas sedang berpotensi turun di Kota Pematang Siantar, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Asahan, Labuhan Batu Selatan, dan sekitarnya.

Sementara pada malam hari berpotensi hujan ringan hingga lebat di sebagian wilayah Sumatera Utara. Hujan lebat berpotensi di Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Karo, dan sekitarnya.

Pada dini hari berpotensi hujan sedang di Langkat, Medan, Binjai, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Kota Pematang Siantar, Batu Bara, Asahan, dan sekitarnya.

Suhu udara rata-rata 16-34,0 derajat Celcius, kelembapan udara 60-98 persen dan angin berhembus dari tenggara-barat daya dengan kecepatan 10-30 km/jam.

Sementara Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Christen Novena menyebutkan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, dan Samudera Hindia barat Aceh hingga Bengkulu.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari tenggara - barat daya dengan kecepatan angin berkisar 4 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur - selatan dengan kecepatan angin berkisar 8 - 30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Makassar bagian selatan, perairan KepulauanSabalana, perairan Selayar, Laut Sumbawa, Laut Flores bagian barat, Laut Flores bagian utara, perairan Wetar, dan perairan Alor.

"Kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Para Atlet Dayung Menyumbang Dua Medali Perak

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Para Atlet Dayung Menyumban...

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ubed Pahlawan Medali Emas, ...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.