Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Antariksa Eropa Buat Kepingan Lego dari Meteorit

📅 Selasa, 02 Jul 2024, 16:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badan Antariksa Eropa Buat Kepingan Lego dari Meteorit Doc: ANTARA/ESA
Ket. Tampilan Lego berbahan debu meteorit yang dibuat Badan Antariksa Eropa dan pengrajin Denmark

JAKARTA - Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) bersama pengrajin dari Denmark membuat kepingan Lego berbahan dasar debu meteorit.

Proyek pembuatan Lego dari bahan yang tak biasa ini bertujuan untuk membuktikan sebuah konsep di mana manusia bisa membangun struktur bangunan di Bulan menggunakan material debu Bulan.

"Belum ada yang membangun struktur di Bulan, jadi sangat menyenangkan memiliki fleksibilitas untuk mencoba berbagai desain dan teknik pembangunan dengan material ruang angkasa kami. Ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga berguna dalam memahami batasan-batasan ilmiah dari teknik-teknik ini," kata pejabat ilmiah ESA, Aidan Cowley, dilansir dari Engadget pada Senin (1/7).

Kepingan-kepingan Lego berbahan debu meteorit ini dipajang di sejumlah gerai resmi Lego hingga 20 September 2024, termasuk di gerai 5th Avenue di Manhattan, Amerika Serikat

Mengingat besarnya biaya dan upaya yang dibutuhkan untuk mengirim material bangunan dari bumi membuat para peneliti berinisiatif memanfaatkan bahan yang tersedia di Bulan.

Di permukaan Bulan, terdapat lapisan cadangan batu dan mineral yang disebut regolith. Regolith dipercaya bisa digunakan sebagai material untuk mendirikan bangunan ketika manusia sudah membentuk koloni di Bulan di masa depan.

Selain melimpah, para peneliti juga sudah menemukan beberapa metode untuk mengubah regolith menjadi material bangunan.

Dalam proyek Lego ini, ilmuwan ESA membuat regolith dengan menggunakan campuran debu meteorit yang kemudian dicetak menjadi kepingan Lego menggunakan mesin cetak 3D. Kepingan Lego ini hanya tersedia satu warna yakni abu-abu.

Diketahui, saat ini NASA menggaet Badan Antariksa Italia dan Thales Alenia Space Corporation untuk proyek pembangunan posko permanen manusia di Bulan, meskipun hal ini belum akan terealisasi hingga tahun 2030. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.