Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asing Bantu Tingkatkan Manajemen Museum

📅 Selasa, 02 Jul 2024, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Asing Bantu Tingkatkan Manajemen Museum Doc: ANTARA/HO-Dinas Kominfotik DKI Jakarta
Ket. Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menghadirkan ‘Program Pertukaran Pengetahuan Museum’ yang berkerja sama dengan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Timor-Leste, ASEAN, Dutch Cultural Heritage Agency (RCE), serta Reinwardt Academy.

JAKARTA - Jakarta dikenal memiliki cukup banyak museum yang berisi berbagai benda purbakala. Dalam rangka meningkatkan profesionalitas museum-museum Jakarta, sejumlah negara asing membantunya. Ada Kerajaan Belanda, Timor Leste, dan Reinwardt Academy.

"Pemprov Jakarta bersama Kedutaan Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Timor-Leste, Asean, Dutch Cultural Heritage Agency, dan Reinwardt Academy berkolaborasi meningkatkan kemampuan para profesional museum di Jakarta melalui program Pertukaran Pengetahuan Museum," jelas Kepala Dinas Kebudayaan Jakarta, Iwan Henry Wardhana. Senin (1/7).

Dia mengatakan, program yang merupakan lokakarya kedua ini diadakan oleh Biro Kerja Sama Jakarta dan Disbud Jakarta. Kegiatan tersebut diharapkan dapat member perspektif baru bagi program publik museum, khususnya dengan keluarga sebagai dasar pendidikan.

"Program ini memungkinkan pertukaran ide dan pengalaman untuk memperkuat sektor museum yang dapat diterapkan di Jakarta," jelas Iwan.

Menurutnya, kegiatan juga memfasilitasi pertukaran antarrekan untuk mengatasi tantangan.

Langkah tersebut ditempuh melalui lokakarya kreatif, serta membentuk citra modern museum Jakarta. Tujuannya, agar menarik pengunjung dan mengidentifikasi potensi kerja sama museum di Belanda dan Jakarta.

Iwan melanjutkan, kerja sama tersebut berlangsung sejak Oktober 2023 hingga Oktober 2024. Kerja sama melibatkan mitra utama dari Belanda dan lembaga-lembaga Indonesia. Terdapat tiga sesi pelatihan selama program. Mereka berfokus pada manajemen strategis museum, program museum untuk keluarga, dan penilaian koleksi museum.

Dalam sesi pertama, sebanyak 30 peserta dari 19 museum, unit budaya, dan galeri. Mereka merumuskan strategi manajemen museum menggunakan kanvas model bisnis. Sesi ini menekankan pentingnya menetapkan visi misi yang jelas. Kemudian, menyelaraskan peran staf dan mengintegrasikan strategi pemasaran kontemporer.

Adapun sesi kedua bulan Juli membahas pembelajaran lintas generasi, program keluarga, dan penyampaian konten yang efektif dalam konteks museum. "Peserta akan merancang pameran dan program yang berorientasi ke keluarga. Tujuannya, mengubah museum menjadi ruang yang menarik bagi keluarga," tambahnya.

Sedangkan sesi pelatihan ketiga dijadwalkan Oktober 2024 yang membahas penilaian koleksi museum. Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Belanda, Adrian Palm, menuturkan program Pertukaran Pengetahuan Museum sebagai komitmen dalam mendukung sektor warisan budaya Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.