Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puluhan WNA yang Terdampar di Sukabumi Ini Mencoba Kabur Saat Diamankan Polisi

📅 Minggu, 30 Jun 2024, 04:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puluhan WNA yang Terdampar di Sukabumi Ini Mencoba Kabur Saat Diamankan Polisi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Puluhan WNA yang berasal dari Bangladesh, India dan Thailand saat menikmati hidangan makanan di Mapolsek Tegalbuleud yang diberikan oleh petugas keamanan gabungan, di mana sebelumnya kapal motor yang mereka tumpangi terdampar di Muara Keusikurug, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Sabtu (29/06/2024).

Sukabumi - Puluhan warga negara asing (WNA) yang berasal dari India, Bangladesh dan Thailand yang terdampar di perairan laut Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat(Jabar) karena kapal motor yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mencoba kabur saat hendak diamankan petugas kepolisian yang dibantu warga sekitar.

"Kami mendapatkan informasi adanya kapal motor yang mengangkut 28 WNA terdampar di Muara Keusikurug, Kecamatan Tegalbuleud dan langsung menuju lokasi kejadian. Saat hendak diamankan sejumlah WNA ada yang mencoba melarikan diri," kata Kapolsek Tegalbuleud AKP Aap Saripudin di Sukabumi, Sabtu.

Menurut Aap, saat pengamanan tersebut pihaknya juga dibantu oleh personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpol Airud) Polres Sukabumi, anggota TNI, Basarnas dan warga sekitar. Kemungkinan puluhan WNA ini terkejut saat melihat kedatangan petugas keamanan gabungan, sehingga ada yang mencoba melarikan diri.

Setelah seluruh WNA berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek Tegalbuleud, pihaknya kemudian melakukan pendataan terungkap 28 WNA itu berasal dari tiga negara berbeda dengan rincian 23 orang dari Bangladesh, empat orang dari Thailand dan satu orang berkewarganegaraan India.

Tidak hanya mengamankan 28 WNA, pihaknya juga menangkap seorang WNI asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang merupakan tekong atau juru mudi kapal motor yang mengangkut puluhan WNA itu.

"Untuk tujuan utama belum diketahui, karena masih dalam pemeriksaan dan untuk penanganan lebih lanjut kami menyerahkan puluhan WNA dan satu WNI ini pihak Satreskrim Polres Sukabumi," tambahnya.

Sementara, salah seorang saksi mata yang juga merupakan warga sekitar, Ade mengaku awalnya ia menyangka puluhan WNA yang turun dari kapal motor yang terdampar di Muara Keusikurug merupakan wisatawan yang sedang mengadakan tur.

Kemudian dirinya menghubungi pihak keamanan dan tidak lama datang ke lokasi, namun saat hendak diamankan sejumlah WNA itu malah mencoba melarikan diri. Tapi berkat kecepatan petugas, seluruhnya berhasil diamankan dan dievakuasi ke Mapolsek Tegalbuleud.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.