Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bawaslu Sulbar Bentuk Posko Kawal Hak Pilih

📅 Minggu, 30 Jun 2024, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bawaslu Sulbar Bentuk Posko Kawal Hak Pilih Doc: ANTARA/HO Humas Pemprov Sulbar
Ket. Bawaslu Sulbar melakukan pengawasan secara ketat kinerja petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) yang bertugas melakukan coklit data pemilih di Pilkada Sulbar, di Mamuju, Sabtu (29/06/2024).

Mamuju - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) membentuk posko pengaduan kawal hak pilih di Pilkada Sulbar yang digelar pada 27 November 2024.

"Posko kawal hak pilih didirikan di kantor Bawaslu Sulbar, untuk menjadi tempat aduan bagi masyarakat yang menemui kendala atau masalah selama proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada Sulbar," kata Ketua Bawaslu Sulbar, Nasrul Muhayyang, di Mamuju, Sabtu.

Ia mengatakan, masyarakat telah diminta untuk melakukan pengawasan yang ketat dan partisipatif, untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih dan memastikan Pilkada Sulbar dapat berlangsung bersih dan adil.

"Bawaslu Sulbar melibatkan masyarakat dalam pengawasan coklit data pemilih Pilkada Sulbar, agar data pemilih dapat lebih transparan dan partisipatif, selain itu masyarakat juga diminta berperan aktif dalam melaporkan jika terjadi pelanggaran dalam pemuktahiran data pemilih Pilkada Sulbar," katanya.

Bawaslu Sulbar juga telah melakukan pengawasan secara ketat kinerja petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) yang bertugas melakukan coklit data pemilih di Pilkada Sulbar.

Ia mengatakan, sesuai dengan peraturan KPU nomor 7 tahun 2024 proses coklit data pemilih di Pilkada Sulbar dilaksanakan petugas pantarlih dimulai 24 Juni hingga 24 Juli 2024.

"Bawaslu menggunakan metode pengawasan melekat pada proses coklit pantarlih dan juga uji petik, untuk memastikan pemilih telah melakukan coklit sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

Ia menyampaikan, Bawaslu Sulbar melakukan pengawasan ketat untuk mengetahui jangan sampai pantarlih mencoret pemilih yang telah memenuhi syarat (MS) atau sebaliknya, yakni tidak mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat (MS) dalam data pemilih.

"Setiap pelanggaran yang mengakibatkan permasalahan di Pilkada Sulbar akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku, agar data pemilih akurat dan berkualitas agar seluruh tahapan pelaksanaan Pilkada Sulbar dapat berjalan sukses," katanya.

Ia meminta pantarlih yang bertugas di Sulbar, juga dapat melakukan tugasnya sesuai dengan prosedur dengan mendatangi lansung masyarakat, untuk memastikan, tidak ada masyarakat yang kehilangan hak pilih di Pilkada Sulbar, serta menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan Pilkada Sulbar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.