RRT Umumkan Rencana Eksplorasi Antariksa Terbaru

Sabtu, 29 Jun 2024, 02:55 WIB

BEIJING - Tiongkok dijadwalkan akan meluncurkan misi Tianwen-2 pada sekitar 2025 untuk mengeksplorasi asteroid, misi Tianwen-3 pada sekitar 2030 untuk mengumpulkan sampel Mars, dan misi Tianwen-4, juga pada sekitar 2030, untuk mengeksplorasi sistem Jovian, demikian disampaikan seorang pejabat senior China National Space Administration (CNSA) pada Kamis (27/6).

Dalam sebuah konferensi pers, Wakil Kepala CNSA, Bian Zhigang, menjelaskan bahwa ketiga misi di masa mendatang tersebut merupakan salah satu dari empat misi eksplorasi planet yang telah mendapat persetujuan negara.

Ket. Foto: Wahana Chang’e-6 | Foto yang dirilis China National Space Administration (CNSA) pada 4 Juni lalu memperlihatkan wahana penjelajah Bulan Tiongkok, Chang’e-6, berhasil mendarat di sisi terjauh Bulan pada 3 Juni lalu. Menyusul keberhasilan misi Chang’e-6, Tiongkok pada Kamis (27/6) mengumumkan rencana sejumlah eksplorasi luar angkasa terbaru.  — Sumber: AFP/China National Space Administration

Misi pertama, yakni misi Mars Tianwen-1, telah meraih kesuksesan penuh pada 2021, dan ketiga misi lainnya diharapkan akan selesai dalam waktu 10 hingga 15 tahun ke depan.

"Misi eksplorasi planet itu akan berfokus pada tujuan-tujuan ilmiah utama seperti penelitian tentang asal-usul dan evolusi tata surya, dampak benda-benda antariksa kecil dan aktivitas matahari pada Bumi, serta kehidupan ekstraterestrial," ungkap Bian.

Sementara itu, wahana penjelajah Bulan Chang'e-7 yang dijadwalkan diluncurkan sekitar 2026, akan melakukan survei di wilayah kutub selatan Bulan, dan Chang'e-8 yang diluncurkan sekitar 2028, akan melakukan uji teknologi pemanfaatan sumber daya Bulan secara in-situ.

Bian menambahkan bahwa rencana Tiongkok di masa depan juga akan mencakup pengembangan wahana peluncur berdaya angkat berat (heavy-lift) dan sistem transportasi luar angkasa yang dapat digunakan kembali (reusable).

Kerja Sama Internasional

Selain itu Tiongkok pun berencana memperluas kolaborasi internasionalnya dalam upaya eksplorasi Bulan yang akan datang menyusul keberhasilan operasi membawa muatan (payload) dari Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA), Prancis, Italia, dan Pakistan, dalam misi Chang'e-6.

"Misi eksplorasi Bulan Chang'e-7 Tiongkok akan membawa enam instrumen ilmiah internasional, dan Chang'e-8 akan menawarkan kapasitas muatan internasional sebesar 200 kilogram dan telah menerima lebih dari 30 permohonan," kata Liu Yunfeng, wakil direktur departemen kerja sama internasional di CNSA .

"CNSA juga telah menandatangani dokumen kerja sama dengan lebih dari 10 negara dan organisasi internasional dalam proyek ILRS (International Lunar Research Station)," ungkap Liu dalam konferensi pers pada Kamis (27/6) seraya menyatakan bahwa tugas-tugas kolaborasi internasional dalam misi sebelumnya telah berjalan dengan baik.

"Terlepas dari perbedaan bahasa, budaya kerja, dan protokol pengembangan, kami telah bekerja sama selama satu tahun terakhir dan telah menyelesaikan tugas tersebut dengan sukses," kata Hu Hao, kepala tim perancang misi Chang'e-6, dalam konferensi pers tersebut.

"Pengalaman yang tak ternilai ini dapat memperkaya keahlian kami dan mempersiapkan kami untuk menangani tugas-tugas yang lebih canggih lagi di masa depan," imbuh dia. Ant/Xinhua/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.