Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gakkum KLHK Sulawesi Telah Lakukan 2.133 Operasi Pengamanan Hutan

📅 Selasa, 25 Jun 2024, 01:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gakkum KLHK Sulawesi Telah Lakukan 2.133 Operasi Pengamanan Hutan Doc: ANTARA/HO-Gakkum KLHK Sulawesi
Ket. Ilustrasi hasil operasi pengamaman hutan dengan kasus ilegal logging yang dilakukan Tim Operasi dari Gakkum KLHK Sulawesi dengan instansi terkait diantaranya Bakamla RI, KLHK, dan BKSDA setempat.

Makassar - Balai Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) Wilayah Sulawesi sejak 2019 hingga saat ini telah melakukan 2.133 operasi pengamanan hutan, pembalakan liar dan Tanaman dan Satwa Liar (TSL).

Operasi itu dilakukan bekerja sama dengan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dan mitra terkait.

"Dari operasi tersebut 1.553 yang terlibat diantaranya telah diseret ke meja hijau," kata Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi Aswin Bangun dalam keterangan persnya di Makassar, Senin.

Dia mengatakan, mengingat banyaknya kasus kejahatan bidang lingkungan hidup dan kehutanan yang diselundupkan menggunakan transportasi laut, seperti penyelundupan kayu, tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi, pencemaran atau pembuangan limbah ke laut, maka KLHK bekerja sama dengan Bakamla RI sejak 2019.

Menurut dia, kerja sama itu terjalin dalam penegakan hukum di laut, sekaligus berkomitmen yang kuat dalam menjaga wilayah perairan laut dari perbuatan kejahatan termasuk kejahatan bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Menurut Aswin, Gakkum KLHK terus mengembangkan berbagai teknologi, seperti Cyber Patrol dan Intelligence Centre, serta menjalin kerja sama dengan Ditjen Bea Cukai, Badan Karantina, Bakamla, dan Balai KSDA untuk memperkuat pengawasan dan pemantauan terhadap penyelundupan kejahatan di laut, termasuk mengawasi pelabuhan-pelabuhan kapal besar maupun pelabuhan rakyat dengan kapal kecil.

"Upaya memperkuat pengawasan dan pemantauan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menghentikan kejahatan lingkungan hidup," katanya.

Sementara operasi terakhir, lanjut dia, Tim Operasi berhasil mengamankan satu truk bermuatan kayu sebanyak ± 20,1527 M3 dan mengamankan sopir truk (PA) yang membawa kayu tersebut, termasuk investornya.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Hasbi dalam keterangan terpisah.

Dia mengatakan, pihaknya akan terus berupaya bersinergi dengan instansi terkait, serta meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi untuk menekan segala bentuk pelanggaran dan gangguan kerusakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di wilayah Sulawesi Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Bantai Persikad Depok 4-0, PSMS Medan Tunjukkan Taringnya

44 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.