Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Suhu Udara di Wilayah NTB Mulai Terasa Dingin Meski Kemarau

📅 Selasa, 25 Jun 2024, 09:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Suhu Udara di Wilayah NTB Mulai Terasa Dingin Meski Kemarau Doc: BMKG
Ket. Prakiraan cuaca di NTB. BMKG menyatakan suhu udara di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai terasa dingin pada musim kemarau 2024.

MATARAM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan suhu udara di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai terasa dingin pada musim kemarau 2024.

"Suhu udara terasa dingin pada malam hingga pagi hari di wilayah NTB," kata Prakirawan BMKG Nusa Tenggara Barat M Andre Jersey dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Selasa (25/6).

Ia mengatakan suhu udara terasa dingin tersebut disebabkan jumlah tutupan awan yang sedikit, yang bisa dilihat dari kondisi cuaca yang sangat cerah dalam beberapa hari terakhir.

"Awan cenderung membuat suhu udara bumi lebih hangat di malam hari, karena awan dapat menahan panas matahari di sekitar permukaan bumi," katanya.

Sebaliknya, jika tidak ada tutupan awan, maka tidak ada yang menahan panas sisa matahari di siang hari, sehingga suhu pada malam hingga pagi hari menjadi lebih dingin dibanding saat musim hujan.

"Untuk suhu minimum terendah yang tercatat hingga hari ini di beberapa wilayah di NTB mencapai 19-24 derajat Celsius," katanya.

BMKG juga menyebut potensi kekeringan dengan status Siaga di NTB terjadi di wilayah Kabupaten Dompu (Kecamatan Kilo dan Pajo), Kabupaten Bima (Kecamatan Belo, Lambitu, Palibelo), Kota Bima (Kecamatan Raba), Lombok Barat (Kecamatan Lembar), Sumbawa (Kecamatan Labuhan Badas, Sumbawa, Unter Iwes), dan Sumbawa Barat (Kecamatan Jereweh).

"Saat ini seluruh wilayah NTB sudah memasuki musim kemarau. Masyarakat NTB diimbau agar dapat menggunakan air secara bijak, efektif, dan efisien," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.