• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Akreditasi Unggul Jaminan ...

Akreditasi Unggul Jaminan Bisa Bersaing di Pasar Kerja

Selasa, 25 Jun 2024, 13:50 WIB

JAKARTA - Lulusan dari perguruan tinggi berkualitas dijamin bisa bersaing di pasar dunia kerja. Makanya diharapkan kepada lulusan sekolah menengah untuk memprioritaskan diri mendaftar ke sekolah yang program studinya (Prodi) sudah mengantongi akreditasi unggul dari Lembaga Akreditas Mandiri Kependidikan (Lamdik).

Ketua Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) President University (Presuniv) Ani Pudjiastuti antusias merespons akreditasi unggul yang diperoleh prodinya dari Lamdik. Setelah melalui proses panjang, akhirnya Prodi PGSD yang bernaung di bawah Fakultas Humaniora Presuniv berhasil meraih peringkat akreditasi unggul dari Lamdik. Keputusan itu ditetapkan oleh Lamdik pada 17 Mei 2024.

Ket. Foto: Penerimaan calon mahasiswa baru. — Sumber: Istimewa

Ia berharap, dengan capaian ini semakin banyak siswa SLTA yang tertarik untuk bergabung dengan Prodi PGSD, Presuniv. "Ini karena prospek kariernya yang sangat cerah. Itu terbukti waktu tunggu dari lulusannya boleh dibilang nol," katanya, Selasa (25/6).

Ani menambahkan, di masa depan, peluang kerja bagi lulusan Prodi PGSD kian terbuka seiring semakin banyaknya sekolah internasional di Indonesia. Bahkan, banyak pula sekolah nasional yang mengadopsi kurikulum internasional.

"Sekolah-sekolah itu pasti membutuhkan lulusan Prodi PGSD yang mampu mengajar dalam bahasa Inggris," ucapnya.

Bahkan, lanjut Ani, asesor menilai waktu tunggu bagi lulusan Prodi PGSD boleh dibilang nol. Waktu tunggu adalah waktu yang dibutuhkan oleh seorang lulusan untuk mendapatkan pekerjaan setelah dia diwisuda. Itu artinya dengan waktu tunggu yang nol, para lulusan Prodi PGSD sama sekali tak perlu menunggu untuk mendapatkan pekerjaan.

Dia melanjutkan, banyak mahasiswa PGSD yang sebelum lulus kuliah sudah ditawari untuk bekerja sebagai guru oleh berbagai sekolah internasional. "Itu berkat program magang yang diterapkan oleh Presuniv," ungkapnya.

Ani mengungkapkan pengalamannya ketika ditemui oleh pengurus suatu sekolah internasional. "Sekolah tersebut sebetulnya meminta 14 lulusan Prodi PGSD ke saya. Tapi, saya tidak bisa penuhi karena seluruh lulusannya sudah terserap oleh berbagai sekolah lainnya," katanya.

Menurutnay, salah satu yang menyebabkan lulusan Prodi PGSD di Presuniv cepat mendapat pekerjaan adalah penggunaan bahasa Inggris dalam kegiatan perkuliahan.

Dekan Fakultas Humaniora, Dr. M. Syafi'I Anwar mengucapkan, raihan akreditasi Unggul tersebut merupakan bukti dan sekaligus pengakuan bahwa penyelenggaraan pendidikan di Prodi PGSD, Presuniv, sudah sesuai dengan standar nasional.

Itu sebabnya, lanjut Syafi'i, lulusan SLTA yang tertarik untuk menjadi guru Sekolah Dasar dapat bergabung dengan Prodi PGSD. "Bahkan bukan hanya kualitas penyelenggaraan pendidikannya yang terjamin, tapi lulusannya pun cepat sekali diserap pasar," ungkap Syafi'i.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.