Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengenalan Ketahanan Pangan Sejak Dini

📅 Sabtu, 22 Jun 2024, 01:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengenalan Ketahanan Pangan Sejak Dini Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Suasana Gembira -- Anak-anak TK tampak gembira usai panen sayuran dan dibawa pulang. Ini bagian dari upaya mengenalkan produksi pangan sejak dini. Mereka juga diajari cara menanam.

JAKARTA - Anak-anak diperkenalkan betapa penting persediaan pangan. Ini bagian dari edukasi ketahanan pangan sejak dini. Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu mengenalkan upaya menjaga ketahanan pangan sejak dini kepada murid Taman Kanak-Kanak Pendidikan Anak Usia Dini (TK PAUD) "Anugerah."

Kegiatan dilaksanakan di lahan pertanian perkotaan, area docking, Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan. "Kami mengenalkan proses panen serta menanam sayuran dengan media hidroponik dan konvensional atau media tanah," kata Kepala Seksi Ketahanan Pangan Sudin KPKP, Parsan, Jumat (21/6).

Dia menjelaskan, anak-anak dikenalkan beragam jenis sayuran yang ditanam di area itu mulai dari pakcoy, kangkung, hingga bayam. Parsan berharap setiap wilayah di Kepulauan Seribu tingkat kelurahan ataupun kecamatan harus bisa berhasil dalam pertanian perkotaan. Ini dalam rangka mendukung pulau mandiri pangan.

Tujuannya supaya masyarakat dapat meningkatkan perekonomian keluarga dan warga terhindar stunting. Sebab mereka mampu menciptakan bahan konsumsi yang sehat serta beragam. Parsan berharap, edukasi kepada murid TK juga sebagai langkah mengajak anak gemar makan sayuran.

Selain itu, lanjutnya, untuk memberikan ilmu di luar kelas dengan turun langsung ke kebun agar anak-anak lebih dekat dengan alam. "Anak-anak diajak memanen 21 kilogram kangkung. Hasilnya, dibagikan untuk mereka bawa pulang," katanya.

Kepala TK PAUD Anugerah, Halila, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Suku Dinas KPKP yang telah memberi izin muridnya belajar di lokasi. Selain itu, kerja sama ini dinilai sangat positif. Anak-anak akan memperoleh pengalaman unik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.