Pemkot Surabaya Integrasikan Kawasan Eks Taman Hiburan Rakyat dan Hi-Tech Mall
Jumat, 21 Jun 2024, 12:41 WIB
SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya baru-baru ini merencanakan integrasi kawasan eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) dengan Hi-Tech Mall Surabaya. Salah satu upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya adalah dengan melakukan revitalisasi eks THR-TRS, serta membuka sayembara desain kawasan Eks THR-TRS.
Wali Kota Surabaya,Eri Cahyadi mengatakan, salah satu pemantik untuk mengintegrasikan eks THR-TRS dengan Hi-Tech Mall adalah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemuda. Para pemuda menyampaikan sejumlah masukan, salah satunya mengusulkan kegiatan kepemudaan di Kota Pahlawan.
"Pas di eks THR-TRS ini yang akan kita bangun. Harapan saya, kalau ide itu diungkapkan oleh pemuda dan masyarakat Surabaya, kita bisa mengerti ini loh keinginan orang Surabaya untuk diwujudkan. Karena ini perencanaannya orang Surabaya," kata Eri, Kamis (20/6).
Melalui sayembara desain kawasan Eks THR-TRS, Wali Kota Eri berharap dapat menciptakan kawasan wisata dengan konsep yang lebih atraktif. Dan mampu membangkitkan perkembangan kreativitas untuk komunitas dan warga Surabaya, terutama terkoneksi dengan Hi-Tech Mall.
"Eks THR-TRS ini ada dua, yang depan tempat bermain dan Gedung Srimulat. Satunya dengan luas 1,7 hektar (TRS) dan satunya dengan luas 2,3 hektar (THR). Ini akan kita jadikan tempatnya pemuda dan tempat konser. Yang kedua, e-sport dan macam-macam ada di Hi-Tech Mall," ujar dia.
Eri mengaku bahwa di lantai 4 atau 5 Hi-Tech Mall Surabaya saat ini tengah kosong dan sedang tidak digunakan. Maka pemkot berencana untuk menata area tersebut sebagai tempat berkegiatan e-sport. "Jadi terintegrasi, kalau ada konser maka parkir bisa di Hi-Tech Mall," jelasnya.
Oleh karena itu, pemkot ingin menjadikan eks THR-TRS sebagai area multifungsi dengan konsep MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang berkorelasi dengan ruang publik untuk komunitas dan menampung kegiatan kreasi (creation), produksi (production), distribusi (distributor), konsumsi (consumption), hingga konservasi (archiving) masyarakat Surabaya. Baik secara indoor maupun outdoor.
Sayembara desain kawasan Eks THR-TRS ini berskala nasional dan terbuka bagi peserta internasional. Karenanya, dapat diikuti oleh arsitek profesional, arsitek lanskap, perorangan, maupun mahasiswa.
"Total hadiahnya sekitar 100 juta rupiah, jadi nanti Insyaallah Juara I adalah 50 juta. Silahkan semuanya ikut, baik yang profesional maupun mahasiswa. Silahkan menjadikan eks THR-TRS sebagai tempat kongkownya dan bergeraknya anak muda," pungkasnya.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Perkuat Mobilitas dan Distribusi Logistik Surabaya-Gresik-Sidoarjo, Pelebaran 950 Meter Jalan Wiyung-Menganti Dipercepat untuk Rampung 2026
-
Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda, Kapolda Banten Pastikan Temuan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1
-
Saluran Tertimbun Hampir 20 Tahun, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangli di Belakang Pasar Bratang
-
Sekjen PBB Serukan Para Pemimpin Dunia Berinvestasi pada Perdamaian
-
Pemkot Surabaya Tertibkan Pengelolaan Sampah Ilegal di 7 Tanah Aset
-
Integritas Tata Kelola Pemkab Bekasi Diperkuat Bersama KPK
-
Menuju Mandalika 2026, Pertamina Gandeng Ojol & Komunitas Motor Nobar MotoGP Misano
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.