Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panahan Indonesia Segel Dua Tiket Tambahan ke Olimpiade Paris 2024

📅 Jumat, 21 Jun 2024, 00:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Panahan Indonesia Segel Dua Tiket Tambahan ke Olimpiade Paris 2024 Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Arsip - Pepanah Indonesia Diananda Choirunisa melesatkan anak panah pada semifinal recurve beregu campuran Asian Games 2022 di Fuyang Yinhu Sports Centre, Hangzhou, China, Rabu (4/10/2023).

Jakarta - Tim panahan Indonesia menyegel dua tiket tambahan Olimpiade Paris 2024 dari perebutan sisa tiket berdasarkan kuota rangking dunia.

Kepastian tersebut diperoleh usai di babak eliminasi beregu recurve putri menempati peringkat ketiga pada ajang Hyundai Archery World Cup Stage (AWCS) 3 di Antalya, Turki, Kamis (20/6).

"Kita patut bersyukur karena kegigihan tim beregu recurve putri Indonesia yang kembali membuka lebar peluang Indonesia untuk mendapatkan medali di Olimpiade Paris. Dengan dua tiket ini, Panahan Indonesia dapat berlaga di kategori individu putra dan putri, beregu putri, dan beregu campuran (mixed) pada Olimpiade Paris nanti," ujar Ketua Umum PB Perpani Arsjad Rasjid dilansir dari keterangan resmi Perpani, Kamis.

Beregu recurve putri Indonesia kini menempati peringkat kesembilan dunia dengan total 179,5 poin. Total poin tersebut diperoleh dari keikutsertaan beregu recurve putri di ajang AWCS 1 2024 yang berlangsung di Yecheon, Korea Selatan lalu AWCS 2 2024 yang digelar di Shanghai, China lalu World Cup Championship 2023 di Berlin, Jerman, dan AWCS 3 2024 di Shanghai, China. Keempat turnamen tersebut merupakan event resmi yang masuk pada perhitungan poin menuju Olimpiade Paris 2024.

Pada AWCS 1 dan 2, tim beregu recurve putri Indonesia menempati peringkat keempat dan mendapat total 48 poin untuk masing-masing turnamen. Sementara itu, pada Kejuaraan Dunia Panahan di Berlin, Indonesia finis di peringkat 6 dan mendapatkan 47,5 poin, sedangkan di AWCS 3 Shanghai, Indonesia finis di peringkat ke-4 dengan perolehan 36 poin.

Pesaing terdekat Indonesia dalam perebutan tiket melalui jalur kuota rangking dunia beregu yakni tim beregu recurve putri Jepang. Namun, tim Srikandi yang kini menyabet juara ketiga di AWCS 3 di Antalya secara matematis perolehan poinnya tak dapat dikejar oleh Jepang.

Kuota rangking dunia hanya menyisakan dua kota yang ditentukan berdasarkan peringkat akhir tertinggi. Sementara itu, peringkat satu hingga tujuh beregu recurve putri dunia yang berada di atas Indonesia sudah mengantongi tiket Olimpiade Paris 2024 terlebih dahulu.

Dengan hasil pertandingan terakhir kualifikasi di Antalya, India dan Indonesia berhak atas tiket beregu putri. Pasalnya, peringkat India dan Indonesia yang berurutan menempati peringkat delapan dan sembilan adalah yang tertinggi dan sudah tidak dapat dikejar negara lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.