- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS dan Korsel Kecam Perjan...
AS dan Korsel Kecam Perjanjian Baru Russia-Korut
Jumat, 21 Jun 2024, 14:05 WIBSEOUL- Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Tae-yul dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengecam perjanjian baru antara Russia dan Korea Utara sebagai ancaman serius terhadap perdamaian dan stabilitas regional, kata Kementerian Luar Negeri Seoul dalam sebuah pernyataan pada Jumat (21/6).
Dalam percakapan telepon pada hari Kamis, keduanya juga membahas cara-cara untuk menanggapi perjanjian tersebut, dan setuju untuk memantau situasi secara ketat, kata kementerian luar negeri.
Blinken mengatakan AS mendukung respons Korea Selatan terhadap perjanjian tersebut. Dalam perjanjian tersebut, Moskow dan Pyongyang mengatakan masing-masing akan segera memberikan bantuan militer jika salah satu menghadapi agresi bersenjata.
Cho mengatakan kerja sama apa pun untuk membantu memperkuat kemampuan militer Korea Utara jelas merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB, menurut pernyataan itu.
Amerika Serikat akan mempertimbangkan berbagai cara untuk merespons ancaman terhadap perdamaian dan stabilitas internasional dari Russia dan Korea Utara, kata Blinken seperti dikutip oleh kementerian.
Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan Chang Ho-jin mengatakan pada hari Kamis, Seoul akan meninjau kemungkinan memasok senjata ke Ukraina sebagai tanggapan terhadap perjanjian penting tersebut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Terpidana Mati Christa Pike Akhirnya Siuman Setelah Eksekusi Suntik Mati yang Gagal Akhiri Hidupnya
-
Sekjen PBB Serukan Deeskalasi di Yaman
-
Presiden Prabowo Lantik Pratikno dan Hatta Rajasa sebagai Ketua dan Wakil Ketua Wantimpres
-
Pariwisata Sepi, Laju Ekonomi Kamboja Terancam Melambat
-
Makassar Buka Audisi Terbuka untuk MTQ 2026
-
Kontrak 3.325 PPPK Paruh Waktu Bantul Diperpanjang
-
Janice Tjen Tersingkir dari China Open
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.