Flu Burung Tunjukkan Dunia Belum Siap Hadapi Pandemi di Masa Depan

Kamis, 20 Jun 2024, 00:00 WIB

PARIS - Sebuah laporan mengungkapkan meningkatnya kasus flu burung di kalangan mamalia, termasuk sapi, memberikan peringatan keras dunia belum siap untuk mencegah pandemi di masa depan. Laporan itu mendesak para pemimpin untuk bertindak cepat.

"Lebih dari empat tahun sejak dimulainya pandemi Covid-19, para politisi berjudi karena kelalaian dengan tidak memberikan cukup uang atau upaya untuk menghindari terulangnya bencana tersebut," bunyi laporan itu, Selasa (18/6).

Ket. Foto: Flu Burung — Sumber: ISTIMEWA

Flu burung H5N1 semakin menular ke mamalia, termasuk sapi di peternakan di seluruh Amerika Serikat, serta beberapa manusia, sehingga menimbulkan kekhawatiran virus ini dapat memicu pandemi di masa depan.

"Jika H5N1 mulai menyebar dari orang ke orang, dunia mungkin akan kembali kewalahan," kata rekan penulis laporan itu dan mantan Perdana Menteri Selandia Baru, Helen Clark, pada konferensi pers.

Dikutip dari The Straits Times, laporan ini juga menyebutkan pandemi berikut bahkan bisa menjadi potensi bencana yang lebih besar daripada Covid-19.

"Kami tidak mempunyai cukup perlengkapan untuk menghentikan wabah ini sebelum menyebar lebih jauh," katanya, juga menunjuk pada jenis virus mpox yang lebih mematikan, khususnya yang menyerang anak-anak di Republik Demokratik Kongo.

Meskipun negara-negara kaya memiliki vaksin yang dapat melawan wabah mpox ini, vaksin itu belum tersedia di negara Afrika tengah tersebut.

Penyebaran Patogen

Kini, dua orang telah meninggal karena jenis mpox di Afrika Selatan, yang menggambarkan bagaimana kelalaian dapat menyebabkan penyebaran patogen tersebut.

Laporan ini dipimpin oleh Clark dan mantan presiden Liberia, Ellen Johnson Sirleaf, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua bersama panel independen yang memberi nasihat kepada Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO) mengenai kesiapsiagaan pandemi.

"Meskipun ada saran dari panel pada tahun 2021, dana yang tersedia saat ini tidak seberapa dibandingkan dengan kebutuhan, dan negara-negara berpendapatan tinggi terlalu berpegang teguh pada pendekatan tradisional berbasis amal terhadap keadilan," kata Clark.

Laporan tersebut menunjukkan para anggota WHO masih belum mencapai kesepakatan mengenai pandemi yang banyak dibicarakan, terutama karena perbedaan pendapat antara negara-negara kaya dan negara-negara yang merasa terpinggirkan selama krisis Covid-19.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.