Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan Pemkab Jayapura untuk Tingkatkan UMKM Orang Asli Papua

📅 Selasa, 18 Jun 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Pemkab Jayapura untuk Tingkatkan UMKM Orang Asli Papua Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
Ket. Kepala DP3A Kabupaten Jayapura Miryam Y Soumilena.

Sentani - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, menganggarkan Rp350 juta untuk peningkatan kapasitas usaha mikro,kecil, dan menengah (UMKM) khusus orang asli Papua (OAP) di 139 kampung dan lima kelurahan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Miryam Y Soumilena di Sentani, Papua, Senin, mengatakan tahun ini pihaknya memperoleh dana otonomi khusus (otsus) sebesar Rp2,3 miliar.

"Dana ini akan digunakan (Rp350 juta) untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM di 139 kampung dan lima kelurahan khusus bagi orang asli Papua," katanya.

Menurut Miryam, pelaku UMKM OAP harus terus didorong, sehingga kemampuan managerialterus terlatih dalam meningkatkan UMKM yang digelutinya.

"Memang untuk meningkatkan kemampuan UMKM bagi OAP butuh kesabaran serta ketekunan, sehingga mereka bisa mandiri dan terus maju dalam usaha yang tekuni," ujarnya.

Dia menjelaskan selain dukungan kepada OAP, pihaknya juga memberikan dukungan kepada organisasi perempuan yang terdaftar di DP3A Kabupaten Jayapura.

"Kami hibahkan Rp1 miliar untuk organisasi perempuan di Kabupaten Jayapura untuk terus berkembang dalam membina wanita-wanita di setiap kampung, sehingga mereka bisa hidup mapan membina keluarganya," katanya.

Dia menambahkan hal terpenting dari semua itu adalah bagaimana pelaporan pertanggungjawaban dari anggaran yang diberikan, sehingga tahun mendatang dapat diberikan lagi.

"Terkadang yang menjadi hambatan adalah pelaporan dari dana yang telah digunakan, padahal itu yang penting, sehingga kami dapat anggarkan kembali untuk mereka di tahun depan," ujarnya.

Menurut dia, fokus pengelolaan UMKM adalah pelaku diarahkan untuk mengembangkan potensi yang ada di kampungnya untuk menjadi produk unggulan seperti pengembangan sagu, jagung dan umbi-umbian menjadi produk unggulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.