Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangka Selatan Pantau Harga Bahan Pangan untuk Kendalikan Inflasi

📅 Selasa, 18 Jun 2024, 00:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bangka Selatan Pantau Harga Bahan Pangan untuk Kendalikan Inflasi Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Sekretaris Daerah Bangka Selatan Harus Setiawan.

Toboali - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memantau harga bahan pangan, bagian upaya pengendalian inflasi di daerah setempat.

"Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan agar tetap stabil," kata Sekretaris Daerah Bangka Selatan Harus Setiawan di Toboali, Senin.

Ia mengatakan, pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan dilakukan untuk pengendalian inflasi di daerah sesuai dengan instruksi presiden dalam rakornas pengendalian inflasi beberapa waktu lalu.

"Pemerintah daerah sudah melakukan beberapa upaya untuk pengendalian inflasi yang dilakukan oleh Disperindag dan Dinas Pertanian Pangan Perikanan," ujarnya.

Upaya yang dilakukan yakni pemantauan harga komoditas bahan pangan yang ada di pasar yang diperkirakan meningkat saat Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.

"Dari hasil pemantauan, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok masih relatif stabil," ujarnya.

Selain pemantauan harga, dengan skala tertentu juga menggelar operasi pasar yang bekerja sama dengan Bulog sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok.

"Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan juga telah melakukan antisipasi beberapa komoditas yang tingkat konsumsinya akan naik, sehingga dilakukan penambahan stok," ujarnya.

Ia mengatakan, ketersediaan bahan pokok juga sangat menentukan karena dapat memicu kenaikkan harga tingkat pedagang.

"Jika persediaan terbatas, maka harga cenderung naik dan tentu saja dapat memicu inflasi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.