BPBD Sukabumi Catat Sepanjang 2024 Tercatat Ada 202 Kejadian Bencana
Minggu, 16 Jun 2024, 06:33 WIBSukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menyebutkan sepanjang 2024 terhitung dari Januari hingga Mei di Kota Sukabumi, Jawa Barat terjadi 202 kejadian bencana.
"Cuaca ekstrem mendominasi kejadian bencana dalam lima bulan terakhir yang jumlahnya mencapai 91 kejadian," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi NovianRahmat di Sukabumi, Sabtu.
Adapun rinciannya untuk tanah longsor sebanyak 46 kejadian, kemudian banjir sebanyak 39 kejadian, selanjutnya angin puting beliung 11 kejadian, serta kebakaran permukiman sembilan kejadian dan gempa bumi sebanyak enak kejadian.
Sementara untuk kejadian bencana di setiap bulan, pada Januari 36 kejadian, Bulan Mei 35 kasus, Februari 18 kejadian, Maret 39 kejadian, April 72 kejadian dan Mei sebanyak 35 kejadian bencana.
Menurut Novian, kerugian yang ditimbulkan dari dampak bencana mencapai Rp3,60 miliar dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 368 orang. Untuk jumlah bangunan rumah yang rusak totalnya sebanyak 484 unit dengan rincian 36 rusak berat, 104 rusak sedangdan 344 rusak ringan.
Kerugian paling besar ditimbulkan dari bencana tanah longsor yang nilainya mencapai Rp1,3 miliar, cuaca ekstrem Rp859,1 juta, kebakaran permukiman Rp786 juta angin puting beliung Rp426,5 juta, banjir Rp160,5 juta, gempa bumiRp86,3 juta.
"Jumlah korban dan luka sebanyak lima orang. Di mana dari jumlah tersebut sebanyak dua korban meninggal dunia, dua luka berat dan satu luka ringan," tambahnya.
Novian mengatakan untuk Juni ini kejadian bencana masih didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Namun demikian, masyarakat harus mewaspadai musim kemarau yang diperparah dengan fenomena alam El Ninoyang memicu terjadinya bencana kekeringan dan kesulitan air bersih.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Joshua Zirkzee Jadi Penentu Kemenangan Belanda atas Serbia
-
Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar Aturan Finansial Premier League
-
WALHI Jabar Apresiasi Keterbukaan EIGER Nature dalam Pengelolaan Lingkungan
-
50 Tahun Tragedi Thammasat, Aktivis Muda Tailan Masih Hadapi Ancaman Penjara dan Pengasingan
-
Stasiun KA Duri, 12 Penumpang Luka Akibat Kecelakaan Eskalator
-
Kronologi Kecelakaan Maut di Cengkareng: Tukang Becak Motor Tabrak Pemotor, Dilarikan ke Puskesmas Tapi Tewas!
-
Sertifikasi Halal Jadi Upaya Tumbuhkan Kepercayaan Wisatawan Muslim
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.