Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Harapkan Siswa Pahami Bahaya Narkoba

📅 Sabtu, 15 Jun 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Harapkan Siswa Pahami Bahaya Narkoba Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Sosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar SMA Yayasan Pendidikan Islam Terpadu Al-Luthfah, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat.

BEKASI - Para pelajar harus memahami akan bahaya narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif (narkoba) sejak dini. Maka dari itu, para siswa Bekasi diberi pengenalan akan bahaya narkoba. Pengenalan diikuti ratusan pelajar SMA Yayasan Pendidikan Islam Terpadu (YPIT) Al-Luthfah, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Bekasi.

Pengenalan dilakukan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi. Kepala Bidang Pencegahan BNK Bekasi, Susilo Budianto, menuturkan, kegiatan sosialisasi ini diisi dengan pemaparan bahaya narkoba dan penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik serta mental.

"Sosialisasi yang menyasar para pelajar ini sangat penting dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika," tandas Susilo di Cikarang, Bekasi, Jumat (14/6). Menurut Susilo, sosialisasi bahaya narkoba kepada kalangan pelajar juga dirangkai dengan tes urine.

Ini untuk deteksi dini dan pembelajaran bahwa penyalahgunaan narkoba dapat merusak masa depan generasi muda. Pengguna sulit melanjutkan pendidikan maupun karir di dunia kerja. Susilo menyatakan, peran serta para guru dibutuhkan di lingkungan sekolah untuk memberikan perhatian khusus kepada siswa.

Dengan adanya pengawasan, peserta didik tidak sampai terjerumus dalam bahaya narkoba yang akan merusak masa depan serta menghadapi masalah hukum. Para pelajar lebih banyak berinteraksi di sekolah, terutama dengan teman sebaya.

Mereka diharapkan melanjutkan informasi yang telah diperoleh kepada rekan-rekannya. Satpol PP Kecamatan Cikarang Selatan juga secara rutin mengawasi untuk mengantisipasi peredaran obat-obat terlarang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.