Dilanda Gelombang Panas, Yunani Tutup Acropolis

Jumat, 14 Jun 2024, 12:34 WIB

ATHENA - Acropolis Athena, objek wisata yang paling banyak dikunjungi di Yunani, ditutup untuk umum selama jam-jam terpanas pada hari Kamis (13/6) di hari kedua.

Wisatawan tidak dapat mengunjungi Parthenon dan mahakarya kuno lainnya di situs arkeologi yang terdaftar di UNESCO, antara siang hingga pukul 17.00 waktu setempat.

Ket. Foto: Wisatawan keluar dari Acropolis kuno di pusat kota Athena pada Rabu, 12 Juni 2024. Situs kuno tersebut ditutup untuk umum selama lima jam karena gelombang panas yang mendorong suhu hingga 39 derajat Celcius. — Sumber: Yahoo/AP

Ahli meteorologi mencatat, ini adalah gelombang panas paling awal, yang bagi Yunani berarti suhu melebihi 38 derajat Celcius setidaknya selama tiga hari.

Di pusat kota Athena, suhu mencapai 42 derajat Celcius, dan prakiraan panas memicu peringatan kesehatan dan penutupan sekolah.

Suhu yang lebih panas tercatat di pulau Kreta 44,5 C dan di semenanjung Peloponnese 43,9 C, menurut situs meteo.gr dari Observatorium Nasional Athena.

Beberapa situs arkeologi Yunani lainnya di Kreta, Dodecanese, Cyclades, dan Peloponnese juga ditutup sebagai tindakan pencegahan terhadap panas.

Menteri Krisis Iklim dan Perlindungan Sipil Yunani Vassilis Kikilias memperingatkan risiko kebakaran akibat angin kencang yang dapat bertiup ke seluruh negeri. Perlindungan sipil berada dalam "siaga tinggi", katanya.

Risiko kebakaran akan "sangat tinggi" pada hari Jumat di sepuluh wilayah, termasuk di Attica, yang mengelilingi Athena, kementeriannya juga memperingatkan.

Suhu diperkirakan akan mereda mulai hari Jumat dan seterusnya.

Acropolis terpaksa ditutup pada Juli tahun lalu selama dua minggu gelombang panas yang durasinya belum pernah terjadi sebelumnya.

Hal ini diikuti oleh kebakaran yang, menurut Observatorium Nasional Athena, menghabiskan hampir 175.000 hektarehutan dan lahan pertanian.

Jumlah pengunjung yang mencapai rekor hampir empat juta berbondong-bondong ke Acropolis pada tahun 2023, popularitasnya meningkat sebagian karena wisatawan yang datang dengan kapal pesiar singgah di pelabuhan terdekat Piraeus.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.