Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Kemarau, Pemprov Sumut Minta Petani Siagakan Pompa

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 21:24 WIB | Oleh:
Antisipasi Kemarau, Pemprov Sumut Minta Petani Siagakan Pompa Doc: ANTARA/Yudi
Ket. Arsip foto - Petani menanam bibit padi di Desa Pematang Biara, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (8/1).

MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) meminta petani mulai menyiagakan pompa, yang ada di kelompok-kelompok tani untuk mengantisipasi dampak dari musim kemarau.

"Siapkan pompa agar pertanaman padi bisa selamat sampai panen," ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumut Muhammad Juwainidi Medan, Sumut, Jumat.

Juwaini melanjutkanpetani idealnya dapat memeriksa kondisi pompa yang ada di sekitar mereka.

Hal itu dilakukan agar semua pompa dalam kondisi prima ketika diperlukan untuk mengairi sawah.

"Kalau ada pompa yang rusak, segera perbaiki, sehingga ketika diperlukan semuanya tersedia," kata Juwaini.

Selain itu, Pemprov Sumut juga berharap petani memaksimalkan peran brigade alsintan atau alat dan mesin pertanian terutama saat mengalami kendala dalam memompaair.

Kemudian, petani pun diminta untuk aktif mencari sumber-sumber air supaya pemompaan lancar.

"Sumber air bisa dari beberapa titik misalnya sungai dan sumur bor," tutur Juwaini.

Pada awal Juni 2024, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Indonesia mengalami musim kemarau kering pada sekitarJuni hingga September 2024.

BMKG mencatat ada 19 zona di wilayah Indonesia sudah masuk musim kemarau sejak Mei 2024 termasuk Sumatra Utara.

Walau begitu, BMKG menyatakan masih akan ada peningkatan hujan lantaran dipicu beberapa hal misalnya dinamika atmosfer yang masih aktif berada di wilayah Indonesia, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang ekuatorial Rossby Kelvin, hingga pola sirkulasi siklonik dan potensi pembentukan daerah belokan dan perlambatan angin.

Sumatra Utara menjadi salah satu wilayah yang tetap merasakan hujan meski sudah memasuki musim kemarau. Adapun potensi hujan berintensitas sedang-lebat yang disertai kilat, petir dan angin kencang.

Antisipasi kekeringan dilakukan pula oleh pemerintah pusat. Untukitu,dalam tiga bulan ke depan, Presiden Joko Widodo memerintahkan pemasangan 20 ribu pompa yang terkoneksi dengan sektor lahan pertanian khususnya beras.

"Pompa dari sungai naikkan ke atas untuk mengairi sawah. Baik itu sungai besar, sungai sedang, maupun kecil. Semuanya memanfaatkan air, jangan biarkan air terus masuk ke laut," kata Presiden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.