Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komisi X Setujui Usulan Penambahan Anggaran bagi Perpusnas

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 22:41 WIB | Oleh:
Komisi X Setujui Usulan Penambahan Anggaran bagi Perpusnas Doc: antara

Komisi X DPR RI menyetujui usulan penambahan anggaran bagi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dalam RAPBN Tahun 2025.

"Komisi X mendukung usulan pagu indikatif dan usulan tambahan anggaran pada RAPBN TA 2025. Kami akan menyampaikan usulan ini ke Badan Anggaran DPR RI," kata Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda di Jakarta, Kamis.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI dan Perpusnas dengan agenda tunggal pembahasan rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP K/L), Syaiful menuturkan dua hal yang disetujui adalah pagu indikatif Perpusnas pada RAPBN Tahun Anggaran 2025 menjadi sebesar Rp721 miliar.

Selain itu, disetujui juga usulan penambahan pagu anggaran Perpusnas pada RAPBN TA 2025 sebesar Rp375 miliar.





Menurutnya selain untuk menjawab perintah undang-undang, Perpusnas perlu mendorong gerakan literasi sampai pada level implementasi yang produktif dengan memanfaatkan berbagai fasilitas, terutama bagi generasi milenial dan Z.

"Ini sangat penting karena tingkat baca kita masih rendah dibanding dengan target yang telah ditetapkan. Budaya baca anak-anak menurun dengan hadirnya media audio dan visual," kata dia.

Syaiful berharap ke depannya, komitmen terhadap literasi terus menjadi fokus utama dan hasilnya dapat dimaksimalkan melalui berbagai alokasi anggaran dan kegiatan yang telah Perpusnas usulkan.

Legislator Ratih Megasari Singkarru turut menimpali bahwa peningkatan budaya literasi dan layanan perpustakaan merupakan hal krusial bagi kemajuan intelektual dan sosial masyarakat Indonesia.

Ia menilai usulan anggaran tambahan bagi Perpusnas adalah langkah strategis untuk meningkatkan budaya literasi dan layanan masyarakat. Peningkatan akses dan ketersediaan buku yang merata di berbagai wilayah Indonesia dapat jadi fondasi bagi kemajuan intelektual dan sosial.

"Anggaran sebesar Rp375 miliar untuk tahun 2025 ini adalah langkah strategis. Jika disetujui, ini mungkin pertama kalinya perpustakaan memiliki anggaran mencapai Rp1 triliun, setelah sebelumnya hanya sekitar Rp600 miliar hingga 700 miliar," ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz berterima kasih dan menjelaskan bila pengalokasian anggaran akan digunakan untuk program yang belum mendapatkan anggaran secara optimal.

Ia menekankan fokus utama pihaknya kali ini adalah meningkatkan budaya baca dan kompetensi literasi masyarakat.

"Struktur anggaran akan mengalami perubahan untuk memastikan program-program ini mendapatkan perhatian khusus," ujar Aminudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.