Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Jatuh Korban, BPBD Natuna Sosialisasikan Mitigasi Bencana ke Sekolah

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 19:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, BPBD Natuna Sosialisasikan Mitigasi Bencana ke Sekolah Doc: ANTARA/HO-BPBD Natuna
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau dalam sosialisasi mitigasi bencana di salah satu sekolah.

Natuna - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau gencar menyosialisasikan mitigasi bencana ke sekolah-sekolah di daerah itu.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Natuna Raja Darmika saat dihubungi melalui sambungan telepon dari Natuna, Kamis, mengatakan sosialisasi dilakukan di dua sekolah, yakni MTsN 2 Ranai dan SMPN 1 Bunguran Timur Laut.

"Kegiatannya pada Rabu dan Kamis, Rabu di MTSN 2 Ranai, Kamis di SMPN 1 Bunguran Timur Laut," ucap dia.

Selain pelajar, katanya, pendidikdan tenaga kependidikan di sekolah juga menjadi peserta sosialisasi.

Ia menyebutsosialisasi tersebut juga dalam rangka menciptakan satuan pendidikan aman bencana (SPAB).

Ia mengatakan SPAB bertujuan memastikan keamanan dan keselamatan pelajar agar mereka mendapatkan perlindungan dan keselamatan saat berada di lingkungan sekolah, terutama saat terjadi bencana alam atau situasi tanggap darurat.

Dalam sosialisasi itu, ujardia, para pelajar mendapatedukasi terkait dengan tugas dan fungsi BPBD serta diberikan materi terkait dengan kebencanaan, baik jenis bencana, tanda-tanda bencana, wilayah berpotensi bencana, cara menanggulangi bencana dan mitigasi bencana.

"Tujuan kita adalah memberikan pemahaman kepada peserta didik terkait kebencanaan yang pada intinya untuk meminimalisir risiko bencana," ucap dia.

Dia menjelaskan pelajar aset penting negara sehingga harus dijaga dengan cara membekali mereka tentang berbagai pengetahuan menyangkutkebencanaan.

Ia berharap, sosialisasi tersebut bisa memberikan dampak positif bagi seluruh peserta.

"Kegiatan akan terus berlanjut dengan target 600 peserta didik pada tahun 2024, ini yang merupakan target standard pelayanan minimal (SPM) sub-urusan bencana," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.