- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korsel Putuskan Tak Nyalak...
Korsel Putuskan Tak Nyalakan Propaganda Pengeras Suara
Selasa, 11 Jun 2024, 00:03 WIBSeoul - Militer Korea Selatan telah memutuskan untuk tidak mengoperasikan pengeras suaranya yang berisi propagandadekat perbatasan dengan Korea Utara pada Senin, sehari setelah menyalakannya untuk pertama kalinya dalam enam tahun.
Kepala Staf Gabungan (JCS) mengumumkan langkah tersebut di tengah pertanyaan mengenai kemungkinan pengoperasian pengeras suara untuk hari kedua berturut-turut setelah Korea Utara meluncurkan sekitar 310 balon pembawa sampah semalaman.
Balon-balon itu diterbangkansebagai pembalasan terhadap siaran pengeras suara yang dilakukan Korselpada Minggu (9/6).
"Siaran melalui pengeras suara belum dilakukan, dan tidak ada satu pun yang diketahui dilakukan hari ini," kata JCS dalam sebuah pernyataan, Senin.
Kendati demikian, JCS memperingatkan bahwa bahwa siaran tambahan akan bergantung sepenuhnya pada tindakan Korea Utara.
Jika Korea Utara melakukan tindakan tercela, kataJCS, pihaknya siap untuk segera menyiarkan pengeras suara propaganda.
JCS juga mencatat bahwa pihaknya mendeteksi tanda-tanda Korea Utara memasang pengeras suara dekat perbatasan, namun belum melakukan siarannya.
Gelombang baru balon-balon yang memuat limbah dikirim pada Minggu malam dan berisi kertas bekas sertaplastik. Sejauh ini tidak ada bahan beracun yang terdeteksi, menurut JCS.
Selain itu, tidak ada balon tambahan yang terdeteksi mengambang di udara pada pukul 8.30.
Juru bicara JCS Kolonel Lee Sung-jun mengatakan banyak balon gagal mencapai Korea Selatan karena angin bertiup ke arah timur. Hanya sekitar 50 balon ditemukan melintasi perbatasan.
Meski Korea Utara tidak melakukan peluncuran lagi pada Senin pagi, namun jumlah balon yang jatuh di Korea Selatan diperkirakan akan meningkat karena militer terus menerima laporan mengenai pergerakantersebut.
Peluncuran pada Minggu menandai gerakan pengiriman balon terbaru Korea Utara, yang dimulai pada tanggal 28 Mei.
Aksi itu digambarkan sebagai respons "balas dendam" terhadap selebaran anti-Pyongyang yang disebarkanoleh para aktivis di Korea Selatan. Korea Utara diperkirakan sejauh ini telah meluncurkan lebih dari 1.600 balon berisi sampah.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bangka Tengah Mengembangkan Desa Lewat Program Dosen Pulang Kampung
-
Indonesia Amankan Investasi Hijau Rp278 Triliun untuk Proyek Energi Sampah dan Ekonomi Biru
-
Risiko Mengintai! OJK Didorong Perkuat Deteksi Dini di Sektor Keuangan
-
Bekasi Tak Lama Lagi Punya Lapangan Voli Pasir, Persiapan Jadi Tuan Rumah Porprov Jabar XV
-
Batal Tahun Ini, Cukai Minuman Berpemanis Masuk Rencana 2026
-
148.286 Pengunjung Padati Ragunan saat Libur Tahun Baru Islam
-
Wagub Jatim Pastikan Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny yang Runtuh secara Maksimal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.