Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Keberadaan IKN Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan

28 Selasa, 11 Jun 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keberadaan IKN Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Keberadaan IKN Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu.

Banjarbaru - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menyebutkan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Pulau Kalimantan, khususnya di Kalsel.

"Pada 2023, Kalsel yang berjumlah penduduk 4,22 juta mampu meraih IPM di angka 74,66 poin. Ini akan terus meningkat seiring berlangsungnya pembangunan IKN," kata Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah (Setda) Kalsel Husnul Hatimah di Seminar The Fith Internasional Conference Advances is Sustainable Enterprise Research (ASER) 2024 di Banjarbaru, Senin.

Ia menyebutkan IKN akan memberikan dampak lebih di berbagai sektor bagi Pulau Kalimantan, khususnya daerah penyangga seperti Kalimantan Selatan.

"Karena itu kami terus memaksimalkan potensi di daerah untuk membuka peluang terhadap pertumbuhan ekonomi khususnya IPM. Salah satunya dengan kegiatan Seminar The Fith Internasional Conference ASER 2024 sekiranya mendorong meningkatnya IPM di daerah," tuturnya.

Husnul menjelaskan kegiatan seminar internasional ASER 2024 yang sudah berlangsung lima hari itu, akan menjadi forum dan ajang diskusi untuk menghasilkan berbagai inovasi dan solusi terhadap peningkatan IPM di Kalsel.

Apalagi dengan hadirnya para peneliti, praktisi, akademisi hingga pembuat kebijakan, tentunya menjadi peluang membahas berbagai potensi daerah serta gagasan lain untuk peluang bisnis dan pembangunan yang berkelanjutan.

Husnul menjelaskan di samping masifnya pembangunan infrastruktur, pembangunan sektor sumber daya manusia (SDM) pun harus sejalan juga guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Oleh karena itu, dia berharap kegiatan seminar internasional itu dapat memberikan masukan kepada pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan dan perencanaan pembangunan jangka pendek maupun jangka panjang.

"Kami berharap seminar internasional ini dapat menambah wawasan untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan," ujar Husnul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Wali Kota Tangerang Ajak Ge...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.