Isu Papua Jadi Prioritas Komnas HAM di Tahun 2023

Selasa, 11 Jun 2024, 01:05 WIB

JAKARTA - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Atnike Nova Sigiro mengungkapkan dugaan pelanggaran HAM di Papua merupakan salah satu dari sembilan isu prioritas sepanjang tahun 2023.

Atnike, saat memaparkan Laporan Tahunan Komnas HAM 2023, menuturkan bahwa isu Papua tersebut juga masih menjadi prioritas untuk tahun 2024 ini.

Ket. Foto: Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro memberikan paparan pada Peluncuran Laporan Tahunan Komnas HAM Tahun 2023 di Jakarta, Senin (10/6/2024). Komnas HAM mencatat sebanyak 2.753 aduan diterima dari masyarakat pada tahun 2023, dengan dimikian jumlah aduan tercatat turun apabila dibandingkan dari tahun 2022 yang mencapai 3.190 aduan dan dari pengaduan tersebut sabanyak 625 aduan dilakukan pemantauan, 248 mediasi dan 1.423 berupa saran untuk upaya lainnya. — Sumber: ANTARA/Bayu Pratama S

"Persoalan pelanggaran HAM di Papua masih menjadi perhatian Komnas HAM 2023 sampai tahun ini juga masih," ucap Atnike di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (10/6).

Sepanjang Januari hingga Desember 2023, Komnas HAM terus memantau pelanggaran HAM di Papua. Dari pemantauan tersebut, Komnas HAM menemukan setidaknya 114 peristiwa pelanggaran HAM.

Atas temuan itu, Komnas HAM merekomendasikan bahwa pendekatan keamanan di Papua perlu diimbangi dengan memperkuat penegakan hukum, sebagai jalan untuk mencegah konflik dan kekerasan yang berulang.

Lebih lanjut, Atnike mengatakan pihaknya juga merekomendasikan agar pemerintah memperkuat pendekatan kesejahteraan dan pendekatan budaya dalam menangani permasalahan HAM di Papua.

"Serta mengefektifkan peran pemerintah daerah di seluruh provinsi di Papua untuk mendorong pemenuhan dan perlindungan HAM," ucap Ketua Komnas HAM.

Secara khusus, imbuh Atnike, Komnas HAM memberi perhatian terhadap situasi HAM di Papua karena rentan terhadap konflik, kekerasan, maupun masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan.

"Khususnya di tahun 2023, Komnas HAM memberikan perhatian terhadap dampak atau keterkaitan praktik bisnis dan korporasi terhadap pembentukan daerah otonomi baru di Papua, maupun terhadap proyek-proyek pembangunan di wilayah Indonesia lainnya," kata dia.

Selain permasalahan HAM di Papua, isu lainnya yang menjadi prioritas Komnas HAM selama tahun 2023 ialah isu pelanggaran HAM berat, konflik agraria, serta kelompok marginal yang meliputi disabilitas, pekerja migran, masyarakat adat, dan pekerja rumah tangga.

Kemudian, isu pelindungan pembela HAM, kebebasan beragama dan berkeyakinan, bisnis dan HAM, antisipasi Pemilu 2024, serta pemantauan Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) 2022-2024.

Dalam laporan tahunan tersebut, Komnas HAM mencatat telah menerima sebanyak 2.753 aduan sepanjang 2023. Dari total itu, 2.422 di antaranya diterima oleh kantor pusat Komnas HAM, sementara 331 lainnya diterima oleh kantor perwakilan di daerah.

"Dari sejumlah pengaduan tersebut dilakukan 625 pemantauan, 248 mediasi, dan 1.423 berupa saran untuk upaya-upaya lainnya," tutur Atnike.

Dijelaskannya pula bahwa jumlah aduan tersebut mayoritas dialamatkan kepada Polri (771 aduan), korporasi (412 aduan), dan pemerintah daerah (301 aduan).

"Tapi kalau kita mau memberikan catatan tambahan, dalam kasus-kasus terkait Polri itu banyak juga terkait korporasi. Jadi, problem besarnya itu ada pada korporasi dalam hal praktik bisnis dan dampaknya terhadap hak asasi manusia," terang Atnike.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.