Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Mataram normalisasi saluran Teras Udayana antisipasi genangan

📅 Senin, 10 Jun 2024, 16:15 WIB | Oleh:
Pemkot Mataram normalisasi saluran Teras Udayana antisipasi genangan Doc: ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Ket. Kondisi Teras Udayana Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tergenang saat hujan deras pada Minggu (9/6-2024).

Mataram - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan normalisasi saluran pembuangan air di area Wisata Teras Udayana sebagai antisipasi agar tidak menimbulkan genangan ketika terjadi hujan deras.

Wali Kota MataramMohan Roliskana di Mataram, Senin, mengatakan konsep pembuangan air Teras Udayana sudah dirancang oleh pelaksana dan selama ini tidak pernah terjadi genangan meskipun terjadi hujan deras.



"Genangan di area Teras Udayana yang terjadi pada Sabtu-Minggu (8-9/6), karena adanya sumbatan saluran pembuangan," katanya.

Setelah dinormalisasi, lanjut wali kota, genangan di area Teras Udayana, khususnya panggung utama sudah tidak terjadi lagi dan ini menjadi prioritas yang harus diperhatikan ke depan agar tidak terulang lagi.

"Sejak dibangun, tidak pernah terjadi genangan. Ini murni karena saluran tersumbat, jadi jangan dibesar-besarkan," kata wali kota.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra. Ia mengatakan genangan yang muncul disebabkan saluran tersumbat sampah.

"Dalam konsepnya, Teras Udayaan memiliki 20 titik lubang saluran, tapi ada beberapa titik yang lubangnya itu penutupnya hilang dan tertutup sampah," katanya.

Ia mengatakan genangan di Teras Udayana baru pertama kali setelah rampung dibangun pada akhir tahun 2023, dengan kondisi itu Dispar akan melakukan pemeliharaan yang lebih rutin.



Dengan demikian, genangan di Teras Udayana dipastikan tidak akan terulang kembali, karena lubang-lubang saluran akan dibersihkan.

"Jangan sampai saluran itu tersumbat lagi oleh sampah," katanya.

Untuk mengantisipasi, para pengunjung maupun pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan tersebut untuk menjaga kebersihan lingkungan.

"Tempat sampah sudah banyak kita siapkan, jadi mari kita tumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Kendalian Inflasi, Bulog Le...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.