Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kali Harun Menyempit, Pemerintah Kota Bekasi Kebut Normalisasi hingga Akhir Tahun

24 Sabtu, 24 Okt 2026, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kali Harun Menyempit, Pemerintah Kota Bekasi Kebut Normalisasi hingga Akhir Tahun Kali Harun Menyempit, Pemerintah Kota Bekasi Kebut Normalisasi hingga Akhir Tahun Doc: ANTARA
Ket. ali Kota Bekasi, Jawa Barat, Tri Adhianto Tjahyono (kiri) meninjau progres pengerjaan normalisasi sungai pada aliran Kali Harun di wilayah Kecamatan Pondok Melati, Sabtu (24/10/2026).

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mengebut pengerjaan normalisasi sungai pada aliran Kali Harun di wilayah Kecamatan Pondok Melati yang mengalami penyempitan dengan target penanganan optimal hingga akhir tahun ini.

"Kondisi penyempitan Kali Harun menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah dalam upaya memperkuat sistem pengendalian banjir," kata Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, saat peninjauan di Bekasi, Sabtu(24/10).

Dia menyebut normalisasi dilakukan menyusul kondisi lebar Kali Harun yang semula tiga meter kini pada sejumlah titik mengalami penyempitan menjadi satu hingga dua meter sehingga berpotensi menghambat kapasitas aliran air, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Pemkot Bekasi menargetkan pengerjaan normalisasi pada aliran sungai ini dilakukan minimal sepanjang 380 meter hingga tahun ini dari total penanganan sepanjang 440 meter.

Tri mengaku penanganan di lapangan masih menghadapi kendala terutama berkaitan persoalan lahan sebab ada empat rumah berstatus kepemilikan sertifikat yang berdiri di area yang menjadi target sasaran utama penanganan normalisasi sungai ini.

Pihaknya berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional daerah setempat untuk menelusuri status kepemilikan dan mencari penyelesaian agar pekerjaan penanganan sungai dapat berjalan sesuai kebutuhan teknis.

"Saya minta persoalan yang menjadi hambatan segera dipetakan dan dicarikan jalan keluar dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku," katanya.

Menurut dia, penanganan sungai harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari kapasitas badan sungai, konektivitas saluran hingga kondisi lahan di sepanjang aliran.

Selain mengebut pekerjaan fisik, dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai karena dapat mengakibatkan penumpukan yang berpotensi menghambat aliran air maupun mengurangi kapasitas sungai.

"Kalau sungai sudah kita tangani, masyarakat juga harus ikut menjaga. Jangan sampai sungai kembali dipenuhi sampah dan alirannya terganggu," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Nasional
Kemnaker Imbau Pekerja Wasp...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.