Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantu Disabilitas, Mahasiswa dan Staf Unand Belajar Bahasa Isyarat Dasar

📅 Senin, 10 Jun 2024, 10:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantu Disabilitas, Mahasiswa dan Staf Unand Belajar Bahasa Isyarat Dasar Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Gedung Rektorat Universitas Andalas, Sumatera Barat.

PADANG - Unit Layanan Disabilitas (ULD) Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat kembali mengadakan pelatihan bahasa isyarat dasar bagi puluhan mahasiswa dan staf untuk membantu mahasiswa penyandang disabilitas di perguruan tinggi tersebut.

"Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini kami tidak hanya menyampaikan materi terkait bahasa isyarat Indonesia atau Bisindo, namun juga ada materi terkait awareness for disability," kata Ketua ULD Unand, Dr Rozi Sastra Purna di Padang, Senin (10/6).


Pada pelatihan tersebut,pemateri menyampaikan beberapa etika dalam membantu para penyandang disabilitas secara umum. Sebagai contoh, peserta diajarkan terlebih dahulu untuk mengetahui jenis disabilitas lawan komunikasi.

Kedua, sebelum membantu, peserta harus menanyakan apakah yang bersangkutan membutuhkan bantuan atau tidak. Selanjutnya, memerhatikan dengan seksama kontak fisik serta berfikir sebelum bicara.

"Setelah itu, jangan mengira-ngira kondisi atau kesulitannya, bersikaplah positif terhadap permintaan penyandang disabilitas," kata dia.

Kepada puluhan peserta bahasa isyarat dasar, Rozi Sastra mengatakan tujuan utama pelatihan tersebut untuk membantu mengurangi hambatan yang dihadapi penyandang disabilitas, meningkatkan peran serta dan pemenuhan hak mereka.

Hal itu sejalan dengan visi ULD Unand, yakni menjadi unit layanan yang bermartabat, inklusif serta berkeadilan bagi setiap mahasiswa penyandang disabilitas di lingkup perguruan tinggi tertua di luar Pulau Jawa tersebut.


Pada pelatihan tersebut,ULD Unand juga menghadirkan juru bahasa isyarat (JBI) yang merupakan mahasiswa aktif di perguruan tinggi itu. Harapannya, setelah mengikuti pelatihan bahasa isyarat dasar, setiap peserta mampu berkomunikasi dengan penyandang disabilitas dengan baik.

"Harapan kita pelatihan ini menjadi sarana dalam membantu mahasiswa disabilitas agar memudahkan mereka menempuh pendidikan di Universitas Andalas," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.