Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pj. Gubernur Adhy Ajak 19 Negara Partisipan The 4th Summer School Nikmati Keindahan Jatim

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 16:56 WIB | Oleh:
Pj. Gubernur Adhy Ajak 19 Negara Partisipan The 4th Summer School Nikmati Keindahan Jatim Doc: Istimewa
Ket. Menurut Pj. Gubernur Adhy Karyono, tema Multidisciplinary Approach to Global Crisis Mitigation yang diusung sangat relevan dengan apa yang dilakukan oleh Jatim dalam menangani isu-isu strategis yang ada

SURABAYA - Sebanyak 59 peserta dan 17 instruktur dari 19 negara, bergabung dalam The 4th Summer School yang digelar di Surabaya, baru-baru ini. Para akademisi dari berbagai negara ini melakukan diskusi ilmiah yang kolaboratif dan konstruktif untuk membahas tema "Multidisciplinary Approach to Global Crisis Mitigation".

Adapun 19 negara peserta tersebut yakni Indonesia, Zimbabwe, Madagaskar, Cina, Tajikistan, Afganistan, Malaysia, Kazakhstan, United Kingdom, Singapura, Tanzania, Sudan, Pakistan, India, Rusia, Yaman, Kenya, Boswana dan Sierra Leon.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyambut hangat para peserta The 4th Summer School dari 19 negara dalam jamuan makan malam di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (7/6) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Adhy menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta The 4th Summer School dari 19 negara partisipan atas kehadirannya di Bumi Majapahit. Ia pun mengajak para peserta untuk berwisata dan menikmati keindahan alam yang ada di Jawa Timur, sekaligus menikmati kuliner khas Bumi Majapahit.

"Selamat datang di Jawa Timur, Bumi Majapahit. Silakan nikmati makan malamnya, nikmati keindahan alam yang ada dan semoga kunjungannya di Jawa Timur menyenangkan dan berkesan," ujarnya.

Adhy berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Jawa Timur.

"Tema yang diusung sangat relevan dengan apa yang dilakukan oleh Jatim dalam menangani isu-isu strategis yang ada," katanya

"Semoga dengan kegiatan ini dapat membantu pemerintah mengatasi isu global maupun permasalahan di daerah baik ekonomi maupun permasalahaan sosial lainnya," tambahnya.

Jawa Timur, kata Adhy, telah melakukan peningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengadapi tantangan global. Upaya tersebut pun terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jatim yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Tahun 2023 IPM Jatim sebesar 74,65 persen melebihi capaian IPM nasonal di angka 74,39 persen. Angka IPM tersebut sekaligus menjadi runner up di Pulau Jawa.

"Alhamdulillah_ IPM kita menduduki peringkat kedua tertinggi di Pulau Jawa. Ini membuktikan bahwa SDM kita sudah siap menghadapi tantangan global yang ada," katanya.

Kenaikan IPM Jatim, lanjut Adhy, ditopang dengan tingginya peserta didik yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur seleksi nasional.

Data tahun 2023, jumlah siswa yang lolos jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) sebanyak 23.477, dan tahun ini meningkat menjadi 24.423 atau mengalami kenaikan sebanyak 946 siswa.

Selain itu, Jatim juga meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung perkembangan industri manufaktur dengan melakukan kerja sama yang tertuang dalam _Memorandum of Agreement_ antara Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari dengan King's College.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Kemensos Sosialisasikan Sek...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.