Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Sebut Gempa Papua Pegunungan Akibat Aktivitas Sesar Lokal

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 01:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Sebut Gempa Papua Pegunungan Akibat Aktivitas Sesar Lokal Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Tangkapan layar- Peta gempa yang terjadi di Distrik Kobagma, Papua Pegunungan (7/6/2024).

Jakarta - Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan bahwa gempa magnitudo 5,8 yang terjadi di Papua Pegunungan dan merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal di Zona Sesar Memberamo.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,5," kata Daryono dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, dengan memperhatikan lokasi episenter atau titik bumi dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal di Zona Sesar Memberamo.

Ia menjelaskan bahwa hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik.

Sementara lanjut Daryono, untuk gempa tersebut berdampak dan dirasakan di daerah Kabupaten Jayapura dengan skala intensitas III MMI yaitu getaran dirasakan nyata dalam rumah, dan terasa getaran seakan akan truk berlalu.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa hingga pukul 23.55 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.

Untuk itu kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum, kembali ke dalam rumah," katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan 5,8 magnitudo mengguncang Distrik Kobagma di dataran tinggi Memberamo Tengah, Papua Pegunungan, Jumat malam sekitar pukul 23.31 WIB.

Dalam peringatan dini yang diekspose melalui sistem aplikasi infoBMKG di Jakarta, Jumat, melaporkan gempa tersebut berpusat di darat dengan kedalaman 45 kilometer pada koordinat 2.86 LS,139.37 BT atau berjarak 95 kilometer dari arah Timur Laut Kobagma.??????


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.