Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi El Nino, KSAD Perintahkan Jajaran Bangun Sumur Bor di Lahan Ketahanan Pangan

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi El Nino, KSAD Perintahkan Jajaran Bangun Sumur Bor di Lahan Ketahanan Pangan Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (tengah) didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny Uli Simanjuntak (kiri) menanam jagung saat meresmikan lahan ketahanan pangan terpadu Kodim 1006/Banjar di Sungai Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (8/6/2024).

BANJARBARU - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memerintahkan jajarannya untuk segera membangun sumur bor sebagai sumber air di lahan ketahanan pangan terpadu TNI, guna menghadapi El Nino yang diperkirakan terjadi pada tahun ini.

"Dalam waktu dekat ini diperkirakan terjadi perubahan iklim menuju musim El Nino, bahkan bisa lebih panjang dibanding tahun lalu. Tentu harus ada persiapan," kata Jenderal Maruli setelah meresmikan lahan ketahanan pangan terpadu Kodim 1006/Banjar di Sungai Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (8/6).

Ia meminta Pangdam, khususnya Danrem yang lebih dekat dengan lahan ketahanan pangan agar melaksanakan arahan tersebut sebagai langkah mengantisipasi musim kemarau panjang.

"Semua harus bersatu, jadi tolong Pangdam atur pembangunan sumur bor ini. Daripada nanti kita kesulitan air, bisa mengakibatkan gagal panen," tuturnya.

Jenderal Maruli menekankan lebih baik dipersiapkan sedini mungkin untuk mengantisipasi berbagai dampak perubahan iklim seperti El Nino.

Dia juga meminta agar jajaran menggunakan teknologi kameradroneuntuk memantau lahan ketahanan pangan, utamanya pada saat musim kemarau agar tanaman pertanian tetap terkontrol, apakah dalam kondisi baik atau tidak.

Karena nanti, lanjutnya, pada saat musim kemarau tentu dikhawatirkan ada ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat mengganggu stabilitas pertanian di lahan ketahanan pangan.

"Saya sudah berdiskusi banyak dengan Kementerian Pertanian. Sesuai petunjuk dari Bapak Presiden Joko Widodo agar program ketahanan pangan ini mendapatkan dukungan penuh untuk mensejahterakan kehidupan petani," ujar Jenderal Maruli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.