Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semeru Masih Siaga, Badan Geologi: Ada Potensi Perluasan Aliran Lahar

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semeru Masih Siaga, Badan Geologi: Ada Potensi Perluasan Aliran Lahar Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Gunung Semeru erupsi dengan letusan abu vulkanik setinggi 800 meter di atas puncak pada Kamis (6/6/2024).

Jakarta - Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),Muhammad Wahid mengingatkan adanya potensi perluasan awan panas dan aliran lahar mengingat status Gunung Semeru masih berada pada level siaga.

Dalam konferensi pers daring bertajuk "Rangkaian erupsi gunung api Sumatera-Sulawesi-Maluku-Nusa Tenggara sejak Januari 2024" di Bandung, Jawa Barat,Kamis, Wahid mengimbau dengan tegas agar masyarakat, pengunjung maupun wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.

"Rekomendasi yang kami berikan untuk Gunung Semeru(3.676 meter di atas permukaan laut) ini adalah masyarakat atau pengunjung atau wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi)," ujar Wahid.

Selain itu, pihaknya jugatelah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat yang berada di luar jarak tersebut agar tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan.

Sebab,area tersebut berpotensi terkena perluasan awan panas maupun aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Hasil analisis pihaknya menyimpulkan gempa-gempa vulkanik dan deformasi dangkal menjadi pemicu letusan-letusan abu kecil, aliran lava atau kubah akibat dari suplai magma hingga ketidakstabilan kubah puncak yang mengakibatkan terjadinya awan panas.

Pada kesempatan itu,ia menyampaikan rangkuman aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.

Selama periode 23-31 Mei 2024, pihaknya mencatat Gunung Semeru mengalami 884 kali gempa letusan/ erupsi, 27 kali gempa guguran, 99 kali gempa hembusan, 11 kali gempa harmonik, 2 kali gempa vulkanik dalam, 2 kali gempa tektonik lokal dan 48 kali gempa tektonik jauh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.