Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PTBA Petakan Kebutuhan Tenaga Kerja untuk Reaktivasi Tambang Ombilin, Warga Lokal Diminta Siapkan Kompetensi.

3 Selasa, 03 Nov 2026, 11:09 WIB | Oleh:
PTBA Petakan Kebutuhan Tenaga Kerja untuk Reaktivasi Tambang Ombilin, Warga Lokal Diminta Siapkan Kompetensi. PTBA Petakan Kebutuhan Tenaga Kerja untuk Reaktivasi Tambang Ombilin, Warga Lokal Diminta Siapkan Kompetensi. Doc: Antara Foto
Ket. General Manager PTBA Ombilin Yulfaizon berdiskusi dengan sejumlah jurnalis dalam program lomba jurnalistik MIND ID.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memetakan kebutuhan tenaga kerja untuk reaktivasi tambang Ombilin serta mendorong calon pekerja lokal menyesuaikan keterampilan dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

“Perusahaan memetakan kebutuhan tenaga kerja untuk reaktivasi tambang Ombilin. Masyarakat setempat diharapkan meningkatkan kompetensi agar memenuhi kualifikasi pekerjaan yang dibutuhkan,” kata General Manager PTBA Ombilin Mining Site Yulfaizon di Sawahlunto, Selasa.

Ia mengatakan perusahaan membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian khusus untuk mendukung kegiatan operasional pertambangan seperti tenaga operator dan teknisi atau mekanik.

"Kebutuhan tersebut menuntut calon pekerja lokal harus mempersiapkan keterampilan sesuai bidang pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan. Kesesuaian kompetensi menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja nantinya," kata dia.

Selain tenaga teknis pertambangan, ia menyampaikan PTBA juga mengidentifikasi kebutuhan pekerja sektor pendukung, seperti petugas kebersihan, keamanan dan katering. Kebutuhan ini mencakup berbagai jenis pekerjaan di luar kegiatan inti pertambangan.

Oleh karena itu, peluang kerja dari rencana reaktivasi tambang Ombilin berpotensi menjangkau masyarakat dengan latar belakang keterampilan yang beragam. Namun, jenis pekerjaan, kualifikasi dan mekanisme penerimaannya tetap mengikuti kebutuhan operasional perusahaan.

"Perusahaan berkomitmen untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk direkrut. Namun dengan persyaratan yaitu memiliki keahlian yang sesuai dengan yang dibutuhkan teknis pekerjaan tadi, jadi silahkan untuk yang berminat maka mungkin sejak sekarang bisa ikut pelatihan atau kursus yang relevan untuk mempersiapkan talenta tersebut," ujarnya.

Terkait untuk hunian karyawan, ia mengatakan perusahaan tidak akan memusatkan seluruh hunian karyawan dalam satu kompleks perumahan, melainkan menyebarkannya di sejumlah lokasi agar pekerja dapat berbaur dengan masyarakat setempat.

"Pola penempatan hunian tersebut menjadi bagian dari pendekatan perusahaan dalam membangun interaksi antara pekerja dan masyarakat di sekitar kawasan operasional tambang," kata dia.

Ia menyatakan keberadaan pekerja di lingkungan permukiman setempat berpotensi mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui kebutuhan barang dan jasa sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.