Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pakpak Bharat kembangkan tanaman durian

📅 Kamis, 06 Jun 2024, 16:26 WIB | Oleh:
Pemkab Pakpak Bharat kembangkan tanaman durian Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi durian.

Medan - Pemkab Pakpak Bharat, Sumatera Utara, mengembangkan tanaman durian dengan berbagai virietas seperti black thorn, musangking dan super tembaga, mengingat potensi yang cukup besar dimiliki daerah itu.

Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu di Salak, Kamis, mengatakan, keinginan mengembangkan tanaman durian di Kabupaten Pakpak Bharat bukan sekedar wacana, namun beberapa langkah sudah dilakukan, termasuk survey lahan yang dinilai cocok untuk tanaman durian.

Pemerintah daerah setempat juga telah menjajaki calon lahan areal rencana pengembangan durian yang dibutuhkan oleh para investor asal Negeri Tiongkok yang datang berkunjung pada beberapa waktu lalu.

"Kita sudah jajaki calon lahan yang dibutuhkan, ada sekitar 1.920 hektare lahan yang kita tawarkan untuk rencana ditindak lanjuti pengembangan durian," katanya.

Terkait rencana Pemkab Pakpak Bharat melakukan pengembangan durian, Staf Khusus Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Dr. Van Basten menyebutkan Pakpak Bharat harus dapat menangkap peluang untuk menjadi sentra pengembangan durian.

Dengan demikian diharapkan dapat berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya para petani

Selain itu petani juga dapat menjadi mitra investor dalam aktifitas pengembangan tanaman durian yang direncanakan nantinya terdapat Kebun Inti dan Kebun Plasma di Desa Kaban Tengah.

Beberapa waktu lalu puluhan investor asal Tiongkok datang mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat.

Sempat mencicipi buah durian asli Pakpak Bharat, mereka bahkan terang-terangan mengungkapkan ketertarikannya untuk mengembangkan perkebunan durian di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.

Tanaman durian bukanlah tanaman baru di Kabupaten Pakpak Bharat. Tanaman buah yang dikenal sebagai raja buah ini tumbuh subur di berbagai wilayah seperti Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Pagindar dan beberapa wilayah lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Warga Jakarta dan Sekitarny...

Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Nunjem

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Harga Tandan Buah Segar Kel...

Dunia Pendidikan Dibuat Susah Kabut Asap

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dunia Pendidikan Dibuat Sus...

Era Digital Makin Meninggalkan Etika Jurnalistik?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Era Digital Makin Meninggal...

Bansos agar Tepat Sasaran Perlu Penguatan Agen Perlinsos

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bansos agar Tepat Sasaran P...

Belum Pernah Mendapat 3 Poin, PSIM Sore Ini Berharap Menang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Belum Pernah Mendapat 3 Poi...

Persija Jakarta Menang Terus, Mau Tahu Rahasianya?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persija Jakarta Menang Teru...

Kota Global Sangat Memerlukan Riset dan Inovasi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kota Global Sangat Memerluk...
Megapolitan
Layanan Perpajakan Harus Di...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.