Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Partai Berkuasa Rundingkan Aliansi

📅 Kamis, 06 Jun 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Partai Berkuasa Rundingkan Aliansi Doc: AFP/Arun SANKAR
Ket. Sambut Modi l PM India, Narendra Modi (tengah), disambut dengan gegap gempita saat tiba di markas Partai Bharatiya Janata di New Delhi pada Selasa (4/6) malam. Sebelumnya komisi pemilu India mengumumkan bahwa BJP berhasil memenangkan pemilu yang digelar selama enam pekan itu.

NEW DELHI - Partai yang dipimpin Perdana Menteri India, Narendra Modi, yaitu Partai Bharatiya Janata (BJP), pada Rabu (5/6) sedang melakukan perundingan dengan sekutu utamanya untuk membentuk pemerintahan. Perundingan digelar setelah BJP gagal mendapatkan mayoritas langsung untuk pertama kalinya sejak meraih kekuasaan satu dekade lalu.

Dua partai penting yaitu Partai Telugu Desam (TDP) dan Janata Dal United (JDU) yang pada pemilu lalu berhasil meraih total 28 kursi telah menyatakan bahwa mereka mendukung aliansi Modi.

Para pemimpin partai di seluruh spektrum politik di India saat ini berusaha untuk memperkuat posisi mereka dan memperkuat aliansi, sehari setelah kegagalan BJP meraih mayoritas.

Pengumuman hasil pemilu pada Selasa (4/6) sendiri telah membalikkan pandangan konvensional selama enam pekan digelarnya pemilu yang menyatakan bahwa agenda nasionalis Hindu Modi akan memberinya kemenangan telak dan ia kini akan menghadapi prospek masa jabatan ketiga yang jauh lebih sulit dari perkiraan.

"Ini akan memaksa Modi untuk mengambil sudut pandang orang lain. Kita akan melihat lebih banyak demokrasi dan parlemen yang sehat," kata Nilanajan Mukhopadhyay, yang menulis biografi Modi. "Dia harus menjadi pemimpin yang belum pernah dia lakukan. Kita ingin melihat Modi yang baru," imbuh dia.

Karena kini bergantung pada mitra koalisinya, BJP harus mencari konsensus untuk mendorong kebijakannya melalui parlemen.

Janji Dukungan

Modi diperkirakan akan dilantik untuk masa jabatan ketiganya pada 8 Juni mendatang, dan sekutu-sekutu utamanya menjanjikan dukungan mereka yang berkelanjutan setelah hasil pemilu.

BJP yang dipimpin Modi kehilangan mayoritas di parlemen yang mereka nikmati selama dua masa jabatan pertama, namun diperkirakan masih mampu membentuk pemerintahan, dan memimpin aliansi dengan partai-partai kecil.

Modi, 73 tahun, pada Selasa malam bersikeras bahwa hasil pemilu adalah kemenangan yang memastikan ia dapat melanjutkan agendanya. "Masa jabatan ketiga kami akan menjadi salah satu keputusan besar dan negara ini akan menulis babak baru pembangunan," kata Modi di hadapan kerumunan pendukungnya di Ibu Kota New Delhi. "Ini adalah jaminan Modi," imbuh dia.

Berdasarkan penghitungan hasil pemilu sementara, BJP memperoleh 240 kursi di parlemen, turun dari 303 kursi dibandingkan lima tahun lalu dan kurang 32 kursi untuk mencapai mayoritas.

Sedangkan partai oposisi utama, Partai Kongres, berhasil memenangkan 99 kursi dalam perubahan haluan yang luar biasa, hampir dua kali lipat perolehan kursi pada tahun 2019 yaitu 52 kursi.

"Negara ini telah mengatakan kepada Narendra Modi bahwa kami tidak menginginkan dia, dan masyarakat telah memberikan tanggapan yang tepat," kata pemimpin oposisi Rahul Gandhi kepada wartawan, tak lama setelah hasil pemilu diumumkan.AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.