Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren Inovasi Ini, Pemkot Mataram Uji Coba Batako dari Sampah Plastik di RTH Pagutan

📅 Rabu, 05 Jun 2024, 08:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Inovasi Ini, Pemkot Mataram Uji Coba Batako dari Sampah Plastik di RTH Pagutan Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram Vidi Partisan Yuris Gamanjaya (kiri) menunjukkan batako yang dibuat dari sampah kantong kresek di TPST Modern Sandubaya Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Mataram - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan uji coba pertama penggunaan batako hasil olahan dari limbah sampah plastik untuk pedestrian di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Rabu, mengatakan, batako dari limbah kantong kresek itu dibuat di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Modern Sandubaya.

"Setelah kita uji coba di RTH Pagutan, nantinya akankita sumbangkan kepada masyarakat untuk kepentingan jalan lingkungan dan fasilitas publik lainnya," katanya.

Sementara untuk program jangka panjang, lanjut wali kota, batako hasil produksi TPST dari sampah kantong kresek yang sudah tidak terpakai itu akan menjadi olahan sampah bernilai ekonomi.

"Artinya, ke depan kita berpikir ada fungsi ekonomi dari batako limbah plastik untuk kita pasarkan. Tapi itu program jangka panjang," katanya.

Untuk saat ini, kata wali kota, produk batako yang dihasilkan perlu dievaluasi untuk meningkatkan kualitas. Produksinya juga harus lebih banyak lagi, karena dari kegiatan uji coba pengolahan TPST baru 30 unit per hari.

"Dari uji cobayang dilakukan sejak Senin (3/6-2024), hasil cetakan batakonya sudah bagus dan hampir sempurna. Kondisi itu kita maklumi karena kita masih proses belajar," katanya.

Terlepas dari hal itu, tambah wali kota, dengan adanya pengolahan sampah plastik menjadi batako ini maka akan mengurangi limbah plastik yang selama inimencemari lingkungan dan berbahaya untuk kesehatan.

Sementara Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram Vidi Partisan Yuris Gamanjaya mengatakan, setelah berjalan optimal pihaknya menargetkanTPST Sandubaya bisa memproduksi 200 unit batako per hari.

"Jumlah batako yang kita produksi tergantung juga dari limbah plastik yang masuk," katanya.

Di TPST Sandubayasetiap hari sampah plastik yang masuk mencapai sekitar 20-30 persen dari total 46 ton sampah dari dua kecamatan yakni Kecamatan Cakranegara dan Sandubaya.

Sedangkan volume sampah di Kota Mataram secara keseluruhan di enam kecamatan mencapai 240 ton per hari, dengan rincian 60 persen merupakan sampah organik, 30 persen plastik, sisanya berupa limbah kayu, diaper, kaca, dan sejenisnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.