Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Jatim Percepat Pemulihan Infrastruktur Terdampak Bencana di Magetan dan Madiun

📅 Rabu, 05 Jun 2024, 07:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Jatim Percepat Pemulihan Infrastruktur Terdampak Bencana di Magetan dan Madiun Doc: ANTARA/HO-BPBD Jatim
Ket. Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto (kanan) saat meninjau sejumlah infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi.

Sidoarjo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mempercepat pemulihan sejumlah infrastruktur terdampak bencana hidrometeorologidi Kabupaten Magetan dan Madiun.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto dalam keterangannya di Sidoarjo, Rabu, mengatakan pihaknya melakukan peninjauan terhadap sejumlah lokasi yang sedang mengawali pekerjaan perbaikan.

Di Magetan, Kalaksa BPBD Jatim meninjau dua lokasi, yakni perbaikan tanggul sungai di Desa Banjarpanjang Kecamatan Ngariboyo yang rusak akibat tergerus banjir 28 Februari 2024, dan perbaikan jembatan ambrol di Desa Plangkrongan Kecamatan Poncol yang longsor akibat tergerus arus sungai setempat setahun lalu.

"Sedang di Kabupaten Madiun, peninjauan dilakukan terhadap kegiatan perbaikan jembatan dan talud sungai di Desa Ketandan, Kecamatan Dagangan yang rusak akibat banjir dan longsor pada 27 Desember 2023," ucapnya.

Ia mengatakan, peninjauan perbaikan infrastruktur terdampak bencana ini sengaja dilakukan guna percepatan progres kegiatan yang baru dikerjakan.

"Kami berharap, proses pemulihan infrastruktur terdampak bencana ini nanti bisa dilakukan dengan cepat, agar bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat," tuturnya.

Sementara, berdasar peninjauan di lokasi, perbaikan infrastruktur di tiga titik tersebut, kini baru dimulai. Karena masih awal pengerjaan, maka capaian progres rata-rata masih di bawah 10 persen.

"Kami memang ingin melihat posisi nol persen dari kegiatan ini. Nanti 50 persen seperti apa dan 100 persen juga seperti apa," ujarnya.

Turut dalam peninjauan ini, Kepala Bakorwil Madiun Heru Wohono Santoso, sejumlah pejabat eselon III di lingkungan BPBD Jatim, dan Kalaksa BPBD setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.