Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Sebut Aktivitas Sesar Lokal Sebabkan Gempa dengan Magnitudo 4,7 di Konawe Kepulauan

📅 Selasa, 04 Jun 2024, 06:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Sebut Aktivitas Sesar Lokal Sebabkan Gempa dengan Magnitudo 4,7 di Konawe Kepulauan Doc: ANTARA/HO-BMKG Kendari
Ket. ShakeMap lokasi titik gempa di Kabupaten Konkep.

Kendari - Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari menyebut bahwa aktivitas sesar lokal menjadi penyebab gempa bumi dangkal magnitudo 4,7 di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kendari Rudindi Kendari, Selasa, mengatakan bahwa gempa bumi tektonik yang mengguncang Kabupaten Konkep tersebut terjadi sekitar pukul 05.16 WITA dengan lokasi titik terletak pada koordinat 4.16 Lintang Selatan (LS), 123.31 Bujur Timur (BT).

"Atau tepatnya berlokasi di laut pada Jarak 34 kilometer Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan, Provinsi Sultra,pada kedalaman 10 kilometer," kata Rudin.

Dia menyebutkan bahwa adapun jenis dan mekanisme gempa bumi itu, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal di Tenggara Kabupaten Konkep.

"Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di Buton Utara, getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk yang berlalu," ujarnya.

Meski begitu, lanjut Rudin, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami," jelasnya.

Rudin menyampaikan bahwa hingga saat ini berdasarkan dengan pemantauan BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda Kembali ke dalam rumah," tambah Rudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.