Bank Mandiri Jadi Pemimpin Pasar Penyaluran Pembiayaan Sindikasi
Selasa, 04 Jun 2024, 15:28 WIBJAKARTA- Bank Mandiri konsisten mempertegas posisi sebagai lembaga keuangan yang unggul dalam mendorong sektor usaha lewat dukungan pembiayaan dengan skema sindikasi. Merujuk laporan Bloomberg Table League, sepanjang kuartal I 2024 Bank Mandiri menduduki posisi pertama sebagai Mandated Lead Arranger pada Indonesia Borrower Loan dengan market share pembentukan kredit sindikasi sebesar 24,7 persen dari total volume kredit sindikasi di Indonesia yang tercatat sebesar 3,42 miliar dollar Amerika Serikat (AS).
Senior Vice President (SVP) Corporate Banking 4 Group Bank Mandiri, Erwanza Nirwan menjelaskan, dukungan itu merupakan bagian dari upaya perseroan untuk mempercepat pertumbuhan usaha dan bisnis yang berdampak positif pada perekonomian domestik. Bila dirinci secara total, Bank Mandiri sebagai MLA telah membentuk kredit sindikasi dengan limit sebesar 845 juta dollar AS sepanjang kuartal I 2024.
"Hal ini mencerminkan dedikasi Bank Mandiri dalam memberikan dukungan finansial yang andal dan terdepan di Indonesia untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," terang Erwanza dalam keterangan resminya, Senin (3/6).
Pencapaian tersebut terdiri dari penyaluran kredit pada beberapa sektor di antaranya adalah sektor energi dan utilities serta manufaktur. Selain itu, Bank Mandiri juga memberikan dukungan pembiayaan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki rencana kegiatan usaha berkelanjutan, baik dalam hal peningkatan nilai jual hasil produk akhir terutama produk-produk komoditas yang berkontribusi pada pengembangan ekosistem teknologi baterai EV.
Bank Mandiri juga kata Erwanza akan terus berupaya menjaga konsistensi dalam memberikan dukungan pembiayaan yang inovatif dan solutif bagi pelaku usaha untuk memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Di tengah tantangan dan peluang, kami percaya dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara lembaga keuangan, pemerintah dan sektor swasta, Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang optimal dan berkelanjutan," pungkasnya.
Lewat serangkaian strategi tersebut, Bank Mandiri terus berhasil membuktikan ketahanan dan adaptabilitasnya dalam kondisi pasar yang volatil di tengah ketidakpastian ekonomi dan keuangan global. Hal ini juga tercermin dari kemampuan Bank Mandiri dalam menyalurkan kredit secara bank only sebesar 1.134,43 triliun rupiah per April 2024, meningkat 21,54 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
Pencapaian tersebut melampaui pertumbuhan kredit industri yang secara tahunan tumbuh sebesar 12,3 persen pada akhir April 2024. Melalui pencapaian fungsi intermediasi itu, Bank Mandiri mempertegas peranan sebagai agen pembangunan yang berupaya untuk berkontribusi maksimal terhadap perekonomian di Indonesia.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Playoff Piala Dunia 2026: Slovakia Andalkan Faktor Kandang, Kosovo Bidik Sejarah
-
Bank Mandiri Raih 4 Penghargaan SBSN 2025, Dominasi Pasar Syariah Makin Kuat
-
Momen Idul Adha 1447 H, Bank Mandiri Salurkan 2.529 Hewan Kurban ke ratusan titik di seluruh Indonesia
-
Bank Mandiri Bawa Semangat "More Than a Race" Lewat Livin Jakarta Run Road to MJM 2026
-
Netflix Konfirmasi Sekuel Film Serial "Peaky Blinders"
-
Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa Lewat Livin’ by Mandiri
-
Mandiri Macro and Market Brief 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.