Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR evakuasi dua jenazah pria tenggelam di Pemandian Deli Serdang

📅 Senin, 03 Jun 2024, 16:06 WIB | Oleh:
Tim SAR evakuasi dua jenazah pria tenggelam di Pemandian Deli Serdang Doc: ANTARA/HO-Dok Basarnas Medan
Ket. Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah dua jenazah pria yang dilaporkan tenggelam di pemandian alam Lau Penda di Desa Kwala Lau Bicik, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Medan -- Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah dua pria yang dilaporkan tenggelam di pemandian alam Lau Penda di Desa Kwala Lau Bicik, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kepala Kantor Basarnas Medan Mustari mengatakan kedua korban tersebut bernama Toni (30) dan Reza (25) warga Kota Medan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (1/6), setelah tim gabungan mendapatkan laporan dan melakukan pencarian.

"Sekitar Pukul 18.24 WIB, Sabtu (1/6), jasad korban Toni (30) ditemukan di lokasi penyelaman kemudian tak berselang lama sekitar pukul 18.55 WIB jasad korbanReza (25) ditemukan tak jauh dari lokasi korban pertama ditemukan," ujar Mustari dalam keterangan resmi yang diterima, di Medan, Ahad.

Mustari menjelaskan peristiwa naas tersebut bermula ketika kedua korban bersama teman-temannya datang ke lokasi pemandian tersebut. Saat itu, korban Reza yang terlebih dahulu berenang, tenggelam diduga karena kelelahan saat melawan derasnya arus sungai.

Melihat rekannya tenggelam korban Toni berusaha untuk menolong dan menghampiri korban Reza dengan cara berenang. Namun, naas kedua korban akhirnya hilang terseret arus sungai tersebut.

Hingga akhirnya teman-teman korban yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkan ke warga sekitar dan pemerintah setempat. Kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Basarnas Medan guna dilakukan pencarian.

"Kedua jasad korban yang merupakan warga Medan tersebut ditemukan dengan cara penyelaman dengan kedalaman 3-5 meter," kata Mustari.

Dalam upaya pencarian korban, kata dia, pihaknya menurunkan satu tim personel yang mengendarai kendaraan rescue carrier yang dilengkapi dengan perahu karet, alat selam dan alat pendeteksi sonar di bawah air yaitu Aqua Eyes.

"Setibanya di lokasi tim terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan saksi yang terakhir mengetahui kejadian tersebut, selanjutnya melakukan asesmendengan menggunakan Aqua Eyes yang berfungsi untuk mendeteksi sonar di bawah air, selanjutnya berdasarkan dari hasil asesmentersebut dua orang personel rescuer Basarnas Medan melakukan penyelaman dilokasi yang dicurigai," sebut dia.

Tidak butuh waktu yang lama, sekitar dua jam melakukan pencarian, akhirnya kedua korban yang tenggelam di pemandian tersebut akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal.

"Selanjutnya kedua korban langsung dievakuasi untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing," ujar dia.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.