Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PEFINDO Angkat Heru Djojo Adhiningrat dan Muhammad Syahid sebagai Komisaris

📅 Senin, 03 Jun 2024, 01:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
PEFINDO Angkat Heru Djojo Adhiningrat dan Muhammad Syahid sebagai Komisaris Doc: Koran Jakarta/M. Fachri

Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2024 di Jakarta menyetujui pengangkatan Heru Djojo Adhiningrat dan Muhammad Syahid sebagai Komisaris PEFINDO untuk periode jabatan 2024 sampai dengan 2028. Heru dan Muhammad Syahid menggantikan Bambang Indiarto dan Iman Firmansyah yang telah habis periode jabatannya sebagai komisaris di tahun 2024 ini.

Heru bukan nama baru di pasar modal. Saat ini masih menjabat Komisaris di PT KISI Asset Management, selain itu pernah menjabat sebagai Direktur Utama dan Direktur di PT Danareksa (Persero), sebelumnya juga pernah memegang posisi Wakil Direktur Utama PT Semen Gresik (Persero) Tbk, Direktur Utama PT CIMB GK Securities Indonesia dan Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas.

Sedangkan Muhammad Syahid, sebelummya pernah menjabat beberapa posisi sebagai Komisaris pada PT Tugu Insurance, PT Tugu Pratama Interindo, PT Pratama Mitra Sejati dan Direktur pada PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia, serta VP Subsidiary & Joint Venture Management PT Pertamina (Persero), Komisaris PT Pertamina Geothermal Energy, dan VP Management Accounting PT Pertamina (Persero).

RUPST juga menyetujui pengangkatan Kembali Direksi PEFINDO yaitu Hendro Utomo sebagai Direktur Pemeringkatan dan Ign. Girendroheru sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko untuk periode 2024 sampai dengan 2028. Dengan demikian susunan Dewan Komisaris dan Direksi PEFINDO adalah:

Dewan Komisaris:

  1. Darsono, Komisaris Utama
  2. Heru Djojo Adhiningrat, Komisaris
  3. Muhammad Syahid, Komisaris

Direksi:

  1. Irmawati, Direktur Utama
  2. Hendro Utomo, Direktur
  3. Ign. Girendroheru, Direktur

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.