Aica Rayakan 50 Tahun Eksistensinya di Pasar Produk Laminasi dan Perekat
Minggu, 02 Jun 2024, 20:05 WIBJAKARTA - Perusahaan manufaktur laminasi tekanan tinggi (high pressure laminates/HPL) dan perekat, PT Aica Indonesia (Aica) mengumumkan perayaan ulang tahun ke 50-nya. Berdiri sejak 1974, perusahaan ini menyatakan dapat bertahan dengan terus bertahan karena mampu menjaga kualitas produk dan terus berinovasi.
Perayaan ulang tahun emas, ditandai dengan penyelenggaraan acara LongeviftyWalk 2024 yang diadakan di Jalan Sudirman-Thamrin Jakarta pada Minggu (2/6). Kegiatan jalan sehat ini diikuti 520 peserta ini dimulai dari Pintu 6 Gelora Bung Karno Hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI).
"Dari Bundaran HI peserta kembali ke Pintu 6 dengan menggunakan MRT. Karyawan kami yang berada di Bekasi kebanyakan belum mengenal apa itu MRT," kataSales & Marketing Manager at PT.Aica Indonesia Kevin Octavius, pada kesempatan tersebut.
Di panggung Longevifty Walk 2024 yang berada di Pintu 6 yang menjadi tempatstartdanfinishjalan sehat diselenggarakan juga berbagai kegiatan perayaan ulang tahun lainnya seperti, potong kue, dan apresiasi karyawan. Pada acara ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seru lainnya sepertidiscorobic, doorprize,dan penampilan Chaplin Band.
Pada kegiatan tersebut juga akan diadakan kegiatan donasi yang akan diberikan kepada masyarakat disekitar lingkungan pabrik Aica. Bantuan ini dilakukan sebagai bentuk usaha Aica untuk bisa berkontribusi terhadap komunitas dan masyarakat sekitar yang telah membantu Aica tetap eksis.
"Longevifty Walk 2024 selain merupakan selebrasi ulang tahun ke 50 Aica, juga merupakan peringatan perjalanan perusahaan di pasar Indonesia. Selain itu erta merayakan pencapaian Aica sebagai penyedia HPL, dan lem kuning terbaik di Indonesia sejak 1974,"ujar Kevin.
Ia mengatakan salah satu tantangan yang dihadapi Aica adalah gempuran produk HPL dan perekat impor. Namun pihaknyabersyukur perusahaan dapat bertahan dari persaingan yang ketat berkat kemampuan menjaga kualitas produk dan terus menciptakan inovasi baru.
"Dari sisi kualitas kami sudah memenuhi standar dari Jepang dan juga memperoleh SNI (Standar Nasional Indonesia). Selain itu kunci kami dapat bertahan adalah tanpa henti terus berinovasi," papar Kevin.
Managing Director PT Aica Indonesia, Dan Mashiki mengatakan Aica memiliki memiliki dua pabrik yang berlokasi di Bekasi dan Cikampek, Jawa Barat, dengan jumlah karyawan sebanyak 450 orang. Kedua pabrik memproduksi produk HPL dan pereka berkualitas tinggi.
Produk HPL yang ditawarkan berupa material pelapis melalui merek ToughTop. Untuk material panel pelapis dinding hadir melalui produk Cerarl. Sedangkan untuk produk perekat hadir melalui lem legendaris Aibon.
"Pastinya dalam momen ini kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan, dan karyawan Aica yang merupakan bagian penting dari kesuksesan perusahaan dalam menghadirkan karya-karya terbaik interior di dalam dan luar negeri," ujarnya.
Ia berjanji, Aica di akan terus memberi kejutan-kejutan dan produk baru yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia seperti produk HPL dengan ukuran mencapai 3 meter. Inovasi lainnya adalah peningkatan fitur HPL reguler menjadi antibakteri, beragam motif baru, katalog produk baru, website baru yang lebih informatif.
Mashiki berjanji tahun ini juga Aica akan melakukan peluncuran kemasan baru lem legendaris Aibon. Produk yang sudah dikenal luas ini telah teruji dapat bertahan dari gempuran kompetitor terutama dari produk impor.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Haryo Brono
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.