Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Madiun Gelar Pengasapan Hampir Tiap Hari untuk Cegah Demam Berdarah

📅 Jumat, 31 Mei 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kota Madiun Gelar Pengasapan Hampir Tiap Hari untuk Cegah Demam Berdarah Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Petugas Dinkes Kota Madiun melaksanakan fogging untuk cegah penularan demam berdarah.

Madiun - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun, Jatim melakukan pengasapan atau "fogging" hampir setiap hari untuk membasmi nyamuk penular demam berdarah dengue (DBD) seiring tingginya kasus penyakit tersebut di wilayah setempat.

"Untuk saat ini, hampir setiap hari dilakukan fogging. Bahkan, dalam satu hari bisa sampai dua atau tiga lokasi karena fogging tidak dapat dilakukan sekali saja. Tapi harus diulang seminggu setelah pengasapan yang pertama," ujar Kepala DinkesPPKB Kota Madiun Denik Wuryani, Kamis.

Menurut data Dinkes PPKB Kota Madiun, jumlah penderita demam berdarah dalam kurun waktu Januari - Mei 2024 mencapai 437 pasien. Untuk itu, berbagai upaya pencegahan penyebaran dilakukan, salah satunya dengan pengasapan atau fogging.

Meski begitu, proses fogging tidak dapat serta merta dilakukan. Setelah mendapatkan informasi dari pihak rumah sakit terkait keberadaan pasien DBD, petugas Dinkes PPKB akan melaksanakan penyelidikan epidemiologi. Jika memenuhi kriteria, baru fogging dapat dilakukan.

Adapun penyelidikan epidemiologi, lanjut Denik, dilakukan dengan melihat kondisi rumah pasien dan lingkungan sekitarnya. Petugas akan memantau keberadaan jentik-jentik nyamuk di lokasi tersebut. Kemudian, melihat kasus demam lainnya di sekitar rumah pasien yang menjadi kemungkinan risiko penyebaran.

Denik menegaskan bahwa fogging bukan satu-satunya langkah pencegahan penularan DBD. Juga, bukan yang utama. Sebab, faktor penting untuk menekan kasus adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan.

Untuk itu, Denik mengimbau masyarakat senantiasa aktif melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus. Yakni, menguras dan menutup bak penampungan air, mengubur barang-barang bekas, serta mencegah penyebaran dengan menanam tanaman yang tidak disukai nyamuk, menggunakan kelambu tidur, serta mengatur ventilasi udara di dalam rumah.

"Waspadai tempat-tempat penampungan air yang bisa menjadi sarang nyamuk. Juga, gunakan pencegahan seperti lotion agar terhindar dari gigitan nyamuk," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.