Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Tekan Kemiskinan Ekstrem

📅 Jumat, 31 Mei 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Tekan Kemiskinan Ekstrem Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan (kiri) meninjau pembangunan program bedah rumah tidak layak huni di Desa Kedungpengawas, Kecamatan Babelan, Rabu (29/5).

BEKASI - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi turut mendukung penurunan angka stunting dan miskin ekstrem di Kabupaten Bekasi. Caranya dengan memperbaiki rumah tidak layak huni (Rutilahu) dan perbaikan sanitasi melalui Sistem Pengelolaan Limbah Domestik Setempat (SPALD-S).

"Ya, untuk tahun 2024 ini kita akan memperbaiki Rutilahu bagi 1.670 penerima manfaat. Anggarannya dari APBD murni Kabupaten Bekasi. Progresnya yang sudah kita kerjakan kurang lebih mencapai 50 persen," kata Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, pada Kamis (30/5).

Nur Chaidir menuturkan, selama kepemimpinan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan pihaknya sudah memperbaiki 6.881 unit Rutilahu. Dia merinci untuk tahun 2022 diperbaiki 2.500 unit Rutilahu yang tersebar di 153 desa. Kemudian tahun 2023 sebanyak 2.356 unit, ditambah 355 rutilahu dari ABT. Sedangkan di tahun 2024 sebanyak 1.670 unit rumah yang tersebar di 110 desa.

Dalam rangkaian pengurangan stunting dan miskin ekstrem, Nur juga membangun jamban untuk perbaikan sanitasi masyarakat bagi 720 penerima manfaat yang lokasinya tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi. Mudah-mudahan bulan Juli sampai Agustus nanti, program SPALDS ini bisa kita laksanakan. Karena sekarang ini masih proses verifikasi kelengkapan data di lapangan.

Tak hanya itu, Nur Chaidir menyebutkan, Disperkimtan tahun ini membangun Penerangan Jalan Umum (PJU) lingkungan di 660 titik. "Kita bangun tersebar, baik di jalan perumahan maupun permukiman," terangnya.

Nur Chaidir berharap, semua program yang dilaksanakan Pemkab Bekasi bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh warga dan menambah nilai ekonomi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.