Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Geologi Ungkap Adanya Penambahan Jarak Aliran Lava Gunung Ile Lewotolok

📅 Selasa, 28 Mei 2024, 13:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badan Geologi Ungkap Adanya Penambahan Jarak Aliran Lava Gunung Ile Lewotolok Doc: antarafoto
Ket. Lava Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

MAUMERE - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengungkapkan adanya penambahan jarak aliran lava pada sektor barat Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Hasil pengolahan foto udara 27 Mei 2024 diketahui jarak aliran lava sektor barat saat ini sejauh 1.300 meter dari bibir kawah, perluasan sejauh 100 meter dari sebelumnya 1.200 meter," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok Jeffry Pugel ketika dihubungi dari Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka, Selasa (28/5).

Ia menjelaskan, perluasan aliran lava itu tidak signifikan dari sebelumnya.

Namun, hal yang perlu diantisipasi apabila aliran lava tersebut membakar vegetasi sekitar, kemudian menjalar ke permukiman warga.

Sebagai langkah mitigasi, pihaknya pun telah melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata, terutama lewat pembaharuan informasi publik terkait evaluasi aktivitas gunung tersebut.

"Yang terpenting saat ini kita bisa tahu jarak aliran lava dan lajunya, serta rekomendasi zona bahaya khusus sektoral barat masih 3 Km," katanya.

Gunung Ile Lewotolok merupakan gunung api di NTT yang kini berada pada Level III atau Siaga.

Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung, dan pendaki tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas dalam wilayah radius 2 Km dari pusat aktivitas gunung.

Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran atau longsoran lava pada bagian selatan, tenggara, timur, dan barat dari puncak gunung tersebut.

"Untuk menghindari gangguan pernapasan yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat dapat menggunakan masker, pelindung mulut dan hidung, serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.