Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tips Memompa Motivasi Kerja

📅 Senin, 27 Mei 2024, 06:40 WIB | Oleh:
Tips Memompa Motivasi Kerja Doc: Istimewa

Pertanyaan:

Bu Rossa, saya ingat tiga tahun yang lalu ketika diterima bekerja, hari-hari berangkat ke kantor selalu penuh semangat. Tapi banyak hal yang terjadi saat ini yang membuat motivasi saya dalam bekerja tak lagi seperti dulu. Saya merasa perusahaan kurang menghargai prestasi dan gagasan yang saya berikan.

Hubungan dengan atasan saat ini juga kurang baik. Menurut saya, atasan saya tidak cukup mampu untuk menjadi pemimpin. Lambat laun saya pun mulai bosan dengan ritme kerja yang monoton. Mohon tips-tipsnya Bu Rossa.

Jawaban:

Perusahaan dapat menilai layak atau tidaknya seseorang untuk sebuah posisi dengan mengetahui motivasi dalam pekerjaan dan kariernya. Motivasi kerja seorang karyawan bahkan terkadang ditanyakan dalam tahap interview.

Namun, tak bisa dipungkiri seiring dengan berjalannya waktu bekerja, motivasi kerja bisa mengalami penurunan. Ketika motivasi kerja berkurang, tentu hasil kerja karyawan akan menurun juga.

Jika Anda merasakan hal serupa, ikutilah tips-tips cara mengatasi turunnya motivasi kerja dan penyebabnya berikut ini.

1. Tidak ada perkembangan

Dalam bekerja, tentu Anda tidak ingin skills dan karier begitu-begitu saja atau tak berkembang. Namun, perasaan seperti tidak mendapatkan penghargaan yang sebanding dengan peran atau gagasan yang tak kunjung direalisasi bisa saja muncul.

Menurut Harvard Business Review, jangan langsung menyimpulkan bahwa Anda dan perusahaan tidak dapat berkembang bersama. Cobalah untuk menyampaikan ide dan gagasan dengan cara yang lebih menarik serta berusaha menunjukkan bahwa Anda pantas mendapatkan penghargaan lebih.

2. "Micromanagement"

Micromanagement adalah gaya kepemimpinan dengan pengawasan dan pengarahan berlebihan terhadap bawahannya. Sebagai seorang bawahan dan karyawan dengan atasan seperti ini, wajar jika terjadi penurunan motivasi kerja. Hal ini karena Anda merasa terintimidasi dan dibatasi perintah atasan sehingga potensi diri sulit berkembang.

Untuk mengatasinya, cobalah untuk bekerja semaksimal mungkin dan tunjukkan potensi diri. Jangan ragu untuk menyampaikan ide dan lebih percaya diri. Dengan melakukan ini, atasan tersebut mungkin dapat mengganti gaya kepemimpinannya karena yakin dengan kapabilitas Anda.

3. Ketidakpercayaan pada
pimpinan perusahaan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.