Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tips Memompa Motivasi Kerja

6 Senin, 27 Mei 2024, 06:40 WIB | Oleh:
Tips Memompa Motivasi Kerja Tips Memompa Motivasi Kerja Doc: Istimewa

Pertanyaan:

Bu Rossa, saya ingat tiga tahun yang lalu ketika diterima bekerja, hari-hari berangkat ke kantor selalu penuh semangat. Tapi banyak hal yang terjadi saat ini yang membuat motivasi saya dalam bekerja tak lagi seperti dulu. Saya merasa perusahaan kurang menghargai prestasi dan gagasan yang saya berikan.

Hubungan dengan atasan saat ini juga kurang baik. Menurut saya, atasan saya tidak cukup mampu untuk menjadi pemimpin. Lambat laun saya pun mulai bosan dengan ritme kerja yang monoton. Mohon tips-tipsnya Bu Rossa.

Jawaban:

Perusahaan dapat menilai layak atau tidaknya seseorang untuk sebuah posisi dengan mengetahui motivasi dalam pekerjaan dan kariernya. Motivasi kerja seorang karyawan bahkan terkadang ditanyakan dalam tahap interview.

Namun, tak bisa dipungkiri seiring dengan berjalannya waktu bekerja, motivasi kerja bisa mengalami penurunan. Ketika motivasi kerja berkurang, tentu hasil kerja karyawan akan menurun juga.

Jika Anda merasakan hal serupa, ikutilah tips-tips cara mengatasi turunnya motivasi kerja dan penyebabnya berikut ini.

1. Tidak ada perkembangan

Dalam bekerja, tentu Anda tidak ingin skills dan karier begitu-begitu saja atau tak berkembang. Namun, perasaan seperti tidak mendapatkan penghargaan yang sebanding dengan peran atau gagasan yang tak kunjung direalisasi bisa saja muncul.

Menurut Harvard Business Review, jangan langsung menyimpulkan bahwa Anda dan perusahaan tidak dapat berkembang bersama. Cobalah untuk menyampaikan ide dan gagasan dengan cara yang lebih menarik serta berusaha menunjukkan bahwa Anda pantas mendapatkan penghargaan lebih.

2. "Micromanagement"

Micromanagement adalah gaya kepemimpinan dengan pengawasan dan pengarahan berlebihan terhadap bawahannya. Sebagai seorang bawahan dan karyawan dengan atasan seperti ini, wajar jika terjadi penurunan motivasi kerja. Hal ini karena Anda merasa terintimidasi dan dibatasi perintah atasan sehingga potensi diri sulit berkembang.

Untuk mengatasinya, cobalah untuk bekerja semaksimal mungkin dan tunjukkan potensi diri. Jangan ragu untuk menyampaikan ide dan lebih percaya diri. Dengan melakukan ini, atasan tersebut mungkin dapat mengganti gaya kepemimpinannya karena yakin dengan kapabilitas Anda.

3. Ketidakpercayaan pada
pimpinan perusahaan

Kepercayaan karyawan terhadap pemimpin bisa berpengaruh pada motivasi kerja. Ketika kehilangan kepercayaan, loyalitas sebagai seorang karyawan mulai diuji dan keraguan mulai membuat bekerja setengah hati.

Jika hal ini terjadi, cobalah untuk lebih mengenal pimpinan perusahaan yang sebelumnya Anda anggap kurang kompeten, karena setiap pimpinan perusahaan mungkin memiliki karakter dan kompetensi yang berbeda-beda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.