Korban Tewas Serangan Russia di Adipasar Ukraina Bertambah Jadi 14 Orang

Senin, 27 Mei 2024, 00:09 WIB

Istanbul - Korban tewas akibat serangan udara Russia di sebuah adipasar kota Kharkiv di timur laut Ukraina pada Sabtu (25/5) bertambah menjadi 14 orang, menurut laporan pemerintah setempat pada Minggu.

"Jumlah korban tewas bertambah menjadi 14 orang," tulis Gubernur Kharkiv Oleh Synyehubov di Telegram.

Sebelumnya pada hari yang sama, Synyehubov mengatakan 12 orang tewas dalam serangan yang menargetkan adipasar lokal, dan merusak toko furnitur dan pusat perbelanjaan.

Ia mengklaim penyerangan tersebut dilakukan dengan menggunakan dua buah bom berpemandu.

Dia juga melaporkan 25 orang terluka dan 12 bangunan rusak akibat serangan Russia lainnya pada hari yang sama, yang melanda distrik Shevchenkivskyi di Kharkiv.

Di tempat lain, Menteri Dalam Negeri Ukraina Ihor Klymenko mengatakan dalam pernyataan di Telegram serangan terhadap adipasar tersebut melukai lebih dari 43 orang, dan menyebabkan 16 orang hilang.

Klymenko menyatakan serangan tersebut menyebabkan kebakaran yang menyebar hingga lebih dari 13.000 meter persegi, serta butuh lebih dari 16 jam untuk memadamkannya.

"Tidak ada satu pun distrik atau jalan di Kharkiv yang tidak mengalami kekejaman seperti yang terjadi ini," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam pidato video yang direkam di sisa-sisa percetakan lokal di Kharkiv, yang hancur akibat serangan rudal. Kamis (23/5).

Ketika Ukraina mempertahankan diri di 60 kilometer timur laut kota tersebut, Russia mempersiapkan serangan lain di 90 kilometer barat laut kota tersebut, kata dia.

Zelenskyy kemudian menekankan pentingnya upaya global untuk mengakhiri perang, khususnya pertemuan puncak perdamaian Ukraina mendatang di Swiss pada 15-16 Juni, dan mengundang rekan-rekannya dari AS serta China untuk menghadiri acara tersebut.

Dia menambahkan pertemuan puncak ini akan menunjukkan siapa yang benar-benar ingin mengakhiri perang, dan tidak hanya mengklaim gencatan senjata yang pasti akan dilanggar Russia seperti puluhan kali sebelumnya.

Pada 10 Mei, Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan pasukan Russia berusaha menembus pertahanan negara di wilayah Kharkiv, guna membuka kawasan baru dalam konflik selama dua tahun yang terkonsentrasi di timur dan selatan negara itu.

Pertempuran di wilayah tersebut semakin meningkat sejak saat itu, khususnya di dekat Vovchansk, yang terletak sekitar 74 kilometer dari Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina.

Russia mengklaim telah menguasai beberapa pemukiman di perbatasan sejak awal serangannya di kawasan Kharkiv, serta kawasan lain termasuk Donetsk.

Sementara itu, pihak berwenang Ukraina mengklaim Russia merencanakan serangan serupa di wilayah timur laut Sumy, namun Moskow tidak mengkonfirmasi atau membantah.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.