Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bungai Bangkai yang Mekar Akan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Kebun Raya Cibodas

📅 Senin, 27 Mei 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bungai Bangkai yang Mekar Akan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Kebun Raya Cibodas Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Pengunjung dapat melihat langsung bunga bangkai raksasa yang kedua kalinya selama 2024 mekar di Kebun Raya Cibodas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (26/5/2024).

Cianjur - Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat, mencatat angka kunjungan wisatawan selama libur panjang Waisak mencapai 5.000 orang per hari, angka kunjungan diperkirakan akan lebih meningkat setelah bunga bangkai raksasa setinggi 3,4 meter mekar, Minggu (26/5).

General Manager Kebun Raya Cibodas, Zaenal Ariefin di Cianjur Minggu, mengatakan angka kunjungan mengalami peningkatan sejak Kamis hingga Minggu, didominasi wisatawan dari sejumlah wilayah di Jabodetabek.

"Peningkatan sudah terlihat sejak Kamis pagi hingga Minggu siang, rata-rata pengunjung yang datang setiap harinya mencapai 5.000 orang kalau ditotal selama libur panjang Waisak angka kunjungan mencapai 20 ribu orang," katanya.

Bahkan Minggu petang angka kunjungan lebih dari 5 ribu orang seiring mekarnya bunga bangkai raksasa untuk kedua kalinya sepanjang 2024, dimana pengunjung dapat melihat dari dekat bunga bangkai yang mekar menjulang.

Dia memperkirakan seiring mekarnya bunga bangkai raksasa angka kunjungan akan terus meningkat selama dua hari ke depan, karena sudah masuk musim libur sekolah ditambah kegiatan study tour dari sejumlah sekolah di Cianjur dan luar Cianjur yang sudah memesan tempat.

"Ini merupakan kesempatan langka dimana bunga bangkai yang biasanya mekar empat tahun sekali, tepat hari ini mekar untuk kedua kalinya, sehingga ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang hendak berkunjung," katanya.

Amorphophallus titanum Becc atau dikenal dengan bunga bangkai kembali mekar untuk yang ketujuh kali di Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat.

Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Biosistematika dan Evolution Badan Riser Inovasi Nasional (BRIN), Destri, mengatakan bunga bangkai yang mekar saat ini merupakan indukan bunga bangkai dengan nomor 27.

"Induk tanaman tersebut dikoleksi oleh Almarhum R. Subekti Purwantoro, dan kawan-kawan pada 2000 dari Sungai Manau, Batang Suliti, Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, Sumatera Barat," kata Destri di Kebun Raya Cibodas, Minggu.

Tanaman yang memiliki bentuk perbungaan menjulang tinggi dengan tongkol atau spadiks yang dikelilingi oleh seludang bunga, masa berbunga empat tahun sekali dengan tiga fase pertumbuhan, fase vegetatif (berdaun), generatif (berbunga), dan fase dorman (istirahat).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.