Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Modus Baru, Polres Cianjur Amankan Paket Ganja 1 Kilogram dari Kebun Warga

📅 Sabtu, 25 Mei 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspadai Modus Baru, Polres Cianjur Amankan Paket Ganja 1 Kilogram dari Kebun Warga Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Polisi di Cianjur, Jawa Barat, mengamankan 1 kilogram paket ganja yang ditemukan di kenun warga di Kecamatan Pacet, Jumat (24/5/2024).

Cianjur - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mengamankan 1 kilogram paket ganja tidak bertuan di kebun milik warga di Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, sekaligus pihaknya mengembangkan kasusnya guna mengetahui pemilik barang haram tersebut.

Kasat Narkoba Polres Cianjur, AKP Septian Pratama di Cianjur, Jumat, mengatakan paket ganja yang dibungkus dengan lakban plastik warna kuning pertama kali ditemukan pemilik kebun yang hendak menggarap lahan, Jumat (24/5).

"Kami mendapat laporan dari warga dan langsung mengirim petugas ke lokasi, didapati satu paket ganja seberat 1 kilogram yang tidak diketahui siapa pemiliknya," kata Septian.

Pihaknya sedang mengembangkan temuan ganja tersebut, dengan meminta keterangan sejumlah saksi guna menemukan pemilik barang haram siap edar tersebut, termasuk menggali modus yang dilakukan.

"Kami akan terus mengembangkan kasus tersebut, termasuk menangkap pemilik paket ganja yang ditemukan di kebun warga di kawasan Puncak-Cipanas," katanya.

Pihaknya menduga paket ganja tersebut, sengaja di tinggalkan untuk diambil pembeli atau sengaja disembunyikan guna mengelabui petugas."Kami akan mendalami kasus tersebut sampai pemiliknya ditangkap," katanya.

Sementara keterangan warga sekitar, tidak tahu pasti siapa pemilik paket berisi ganja itu, namun mereka cukup terkejut ketika hendak menggarap lahan melihat bungkusan yang terletak di pinggir kebun.

Merasa curiga dengan paket tersebut, warga melaporkan temuan tersebut ke Polsek Pacet, hingga akhirnya petugas datang barulah warga mengetahui isi paket tersebut ganja siap pakai.

"Saat hendak menggarap lahan, saya melihat ada bungkusan cukup besar terbungkus lakban plastik warga kuning, merasa curiga dengan bentuknya, kami bersama warga lainnya melaporkan hal tersebut ke polisi," kata saksi mata Yana Mulyana (47).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.